Warga Nias, Mengais Rejeki Diantara Jamaah dan Ibadah

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon; Parfum bagi sebagian masyarakat wajib digunakan agar tampil lebih percaya diri di depan umum dan saat bekerja. Aroma parfum bisa berbeda-beda tergantung dengan “selera” masing-masing individu.

Nah, kalau pembaca berkunjung atau melakukan shalat lima waktu di Masjid Agung Ruhama Takengon. Nanti akan melihat satu orang jamaah selesai shalat, duduk di teras masjid menjajakan beraneka aroma parfum.

Read More

Namanya Mendofa berasal dari Nias dan berkeluarga di Kecamatan Pegasing. Mendofa menjual Parfum telah lama di masjid Agung Ruhama Takengon. Dan pelangganya sudah lumayan banyak. Dalam satu hari dirinya bisa meraup hasil penjualan parfum senilai Rp.420 ribu.

Mendofa menjual parfum dengan berbagai tingkatan harga, mulai dari Rp10-100 ribu perbotol. Untuk “induk” parfum Mendofa selalu memesan dari Medan Sumatera Utara.

Menurutnya parfum yang dijual tidak kalah (aroma) dengan yang terpajang di toko-toko. Kenapa dirinya memilih berjualan di masjid, katanya agar bisa sekaliguis beribadah menghadap Sang Kuasa (Allah ya Rabbi).

“Pertama bisa shalat berjamaah dan langsung bertemu dengan konsumen, apalagi mau memasuki lebaran Idul Fitri. Pasti masyarakat mencari parfum,” kata Mendofa usai shalat juhur berjamaah, (9/5).

Pastikan anda sudah membeli parfum, agar bisa tampil nayaman ditengah-tengah keluarga. (KG45)

  • Whatsapp

Related posts