Terkait Status SETIKes Payung Negeri Aceh Darussalam, Ini Penjelasan Ketua Yayasan

REDELONG : Pemerintah Kabupaten Bener Meriah fasilitas pertemuan pihak mahasiswa STIKes tingkat pertama dengan pihak pengelola yayasan STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Bener Meriah. Jum’at (13/4/2018) di Aula Sekdakab setempat,.

Pertemuan yang dihadiri Seketaris daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah Drs Ismarissiska, MM didampingi Asesten II Abdul Muis, Ketua pengurus Yayasan, para mahasiswa dan orang tua wali. Guna untuk mendegar penjelasan dari pihak yayasan terkait status kampus mereka.

Dalam kesempatan tersebut baik para mahasiswa maupun orang tua mereka, mempertanyakan kenapa mereka harus dipindahkan ke Yayasan STIKes Nurul Islam Sigli, selain itu juga Asrama yang dijanjikan juga tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Drs. T. Samsul Bahri Ketua yayasan STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Bener Meriah mengatakan, pemindahan para mahasiswa itu sebelumnya karena adanya peraturan baru dari Kopertis terkait tidak boleh kerjasam terkait izin yayasan, dan hal itu sedah disampaikan kepada mahasiswa dan para orang tua mereka saat mendaftar. Kata Samsul Bahri.

Samsul Bahri menambahkan, terkait Asrama juga telah kita sediakan kendati memang kapasitas sudah melebihi, sehingga semula kita akan tempatkan perkamar 4 orang namun karena banyak mahasiswa yang menumpuk terpaksa lebih 4 orang. Namun kita juga telah memperiapan rumah sewa untuk asrama mereka yang saat ini sedang diproses. Ungkap Ketua Yayasan STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Bener Meriah itu.

Menyakut adanya informasi yang beredar melalui via rekaman HP, tentang izin yayasan telah dijual itu tidak benar dan kami menilai itu informasi yang menyesatkan dan pencemaran nama baik. Ujarnya.

Dia juga menyampaikan, kita akan menelusuri siapa yang mengatakan izin telah dijual.

Samsul Bahri berharap, para mahasiswa maupun orang tua tidak perlu kwatir kendati kuliah di Sigli pihak yayasan juga bertanggung jawab untuk memberikan fasilitas yang telah disepakati sebelumnya. Sebutnya.

Pada kesempatan tersebut Pimpiban Yayasan STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Bener Meriah itu mengatakan, kita akan segera mengurus untuk proses perkuliahan dilaksankan di daerah ini, bahkan kita telah berkeinginan akan membuka jurusan Farmasi. Terangnya.

Mendengarkan penjelasan dari pihak yayasan, salah seorang wali mahasiswa Abdul Karim orang tua dari Mila Mahara menggaku puas dan sangat jelas atas penjekasan pihak yayasan.

” Kami sanggat merasa puas atas penjelasan pihak yayasan, dan kami selaku orang tua juga tidak merasa ragu lagi terkait status kampus anak kami menimba ilmu itu “. Ucapnya.

Abdul Karim berharap, semoga STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam Bener Meriah secepatnya mendapat izin dari Kopertis untuk melaksanakan perkuliahan di Bener Meriah ini. Agar para generasi Bener Meriah tidak perlu lagi keluar daerah untuk melanjutkan pendidikan Keperawatan SI. Harapnya. (Gona)