“Setor” Rp 211 Juta, Nasabah  PT. Amoeba Internasional QNET Mengaku Dirugikan

TAKENGON: Salah seorang Nasabah PT. Amoeba Internasional Cabang QNET, Rahmayani pertanyakan legalitas perusahaan yang menjual produk kesehatan dengan sistem binari tersebut. Pasalnya, ia merasa dirugikan karena iming-iming yang dijanjikan tidak sesuai dengan kenyataan.

Rahmayani mengatakan sejak bergabung Agustus 2017, ia telah menyetor Rp 211 juta yang ia kumpulkan melalui sistem jaringan sebagai Sponsor PT. Amoeba Internasional Cabang QNET di Aceh Tengah. Janji awal, Rahmayani sebagai sponsor dengan mencari dua orang teman (member) yang harus menyetor Rp 8.750.000 perorangnya, akan mendapatkan imbalan dari pihak perusahaan.

” Member saya 22 orang di Aceh Tengah, dan telah mengumpulkan Rp 211 juta, kami dijanjikan kesuksesan dan kekayaan dengan support sistem (imbalan) dari perusahaan, namun hingga kini kami tidak menerima yang dijanjikan pihak perusahaan” ujarnya, Senin (11/3/2018). Janji tak kunjung dipenuhi malah Rahmayani dikejar-kejar membernya.

Ibu tiga anak ini, mengaku telah pernah mempertanyakan kepada Manager PT. Amoeba Internasional Cabang QNet, jawaban yang ia terima pihak perusahaan menyatakan bahwa uang tidak bisa dikembalikan karena Rahmayani telah memberi produk” Bagaimana dengan iming-iming yang dijanjikan cukup cari dua teman dan diberikan support sistem, saya bergabung bukan karena produknya tapi karena iming-iming yang dijanjikan”jelas Rahmayani sambil menitikan air mata.

Rahmayani juga menceritakan kepala Cabang wilayah Aceh, sudah melarikan diri entah kemana padahal bukti-bukti transfer uang setoran telah diserahkan Rahmayani kepada kepala cabang.”Kami mempertanyakan kejelasan nasib kami dan menagih janji-janji pihak perusahaan” harap Rahmayani.

Bisnis online QNET merupakan salah satu perusahaan penjualan seperti multilevel Marketing. Setiap calon anggota bisa mendaftar melalui sistem online dengan website yang telah disediakan oleh Qnet. Bisnis Qnet sudah tersebar di Asia, untuk di Indonesia menggunakan sistem jaringan PT. Amoeba Internasional. Untuk mendaftar menjadi Anggota Qnet, konsumen harus membayar Rp 8,5 Juta. Setelah mendaftar, konsumen akan mendapatkan alat kesehatan.

“Saya sekarang benar-benar merasa dirugikan, mobil saya sudah terjual dan harus berurusan dengan pihak Bank karena berutang, belum lagi nasib member saya yang ada yang menjual kebun, kerbau dan hartanya yang lain demi masuk menjadi member, tapi iming-iming yang dijanjikan tak kunjung kami terima”ungkap Rahmayani, seraya menambahkan pihaknya meminta perusahaan mengembalikan uang mereka.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan pihak PT. Amoeba Internasional Cabang QNET belum berhasil dikomfirmasi oleh Kabargayo terkait hal tersebut. (Wein Pengembara)

Baca:Leader Grup Gajah Mada: Tidak Benar Member QNET Dirugikan, Jalankan Sistem Komisi Didapat