Ruang Pinere Penuh, Satgas Buka Akses di RS Regional Pegasing, Masyarakat di Harapkan Tetap Taat Prokes

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon; Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar sebut ruang Pinere untuk Pasien Covid-19 di RSUD Datu Beru Takengon kini dalam keadan penuh. Pihaknya membuka akses untuk isolasi mandiri di rumah sakit Regional Pegasing.

“Saat ini kami telah membuka rumah sakit regional Pegasing untuk pasien Covid-19, disana layaknya hotel, jika tidak ada yang mau melakukan isolasi mandiri di kampung, laporkan kekami supaya kami isolasi disana,” kata Shabela Abubakar, (8-7).

Read More

Jumlah pasien Covid-19 di Kabupaten berhawa sejuk itu terus mengalami peningkatan, hingga hari ini total kasus konfirmasi tercatat sebanyak 656 orang, dengan klasifikasi, 142 sedang dalam perawatan, 485 sembuh dan sebanyak 29 orang meninggal dunia.

“Yang meninggal ini rata-rata lansia, untuk itu, sayangi nyawa, jaga diri, jaga keluarga supaya terhindar dari wabah ini,” pungkas Shabela Abubakar.

Saat ini kata dia, Kementrian Kesehatan telah memberikan ijin operasional Alat PCR Swab yang kini ditempatkan di RSUD Datu Beru Takengon. Hasil spesimen warga akan keluar dalam satu hari.

“Setahun tidak diberikan ijin, namun saya mendesak kementrian segera mengeluarkan ijin, saat itu langsung dikeluarkan, alasanya kita mendesak itu, karena tunggu hasil Swab dari Banda Aceh menunggu waktu 5 hari dan dari Jakarta menunggu 12 hari,” katanya.

Alat itu dibeli dengan harga Rp2 milir lebih, menurut Shabela, jika tidak dioperasionalkan untuk apa barang tersebut dibeli dengan harga yang familiar itu.

Ia juga menyampaikan, setiap desa di Aceh Tengah wajib memotong dana desa sebesar 8 persen untuk penanggulangan Covid-19, sekaligus memberdayakan Satgsa yang ada dikampung.

Terlebih kata dia, saat ini Satgas Covid-19 telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro. Untuk itu ia meminta warga Aceh Tengah menunda sementara waktu pesta pernikahan.

“Nikah nya jangan ditunda, Pestanya yang kami minta ditunda sementara waktu hingga kondisi normal, kita khawatir akan terjadi penularan Covid-19 dalam Cluster pesta,” ujarnya. Lebih lanjut ia meminta warga Aceh Tengah mendaftarkan diri untuk di Vaksin Covid-19, supaya imun tubuh terjaga dan terhindar dari virus yang berbahaya itu.

“Mari kita perhatikan kebersihan rumah dan diri kita, pakai masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dengan air mengalir dan kurangi mobilitas,” ajak Bupati Shabela Abubakar. (KG45)

Related posts