Pembukaan Gamifest, Dimeriahkan Parade Eksebisi Paramotor Paralayang

TAKENGON: Memeriahkan perayaan akbar perdana even Gayo Mountain International Festival (Gamifest) di Takengon, Aceh Tengah, Komunitas Penggemar Olah Raga Udara (Aero) Takengon Temerbang Paragliding Club adakan parade atau eksebisi Paramotor, acara bakal berlangsung 15 – 16 September 2018, di Jalan menuju Lokasi Wisata Puncak Pantan Terong.

Ketua Panitia Syamsul Bahri Robby menyebutkan tujuan kegiatan ini untuk memperkenalkan olah raga udara yang menggunakan parasut itu, juga bertujuan untuk memperkenalkan keindahan alam kota Takengon kepada para wisatawan baik lokal dan internasional di event Gamifest.

Parade kali ini menggunakan motor atau mesin sebagai alat bantu untuk menerbangkan parasut yang akan dikendarai oleh sang pilot nanti. Selain itu, akan ada satu kegiatan yang mengeksplore keindahan Dataran Tinggi Tanoh Gayo dari udara oleh salah satu Stasiun Televisi Swasta Nasional yang bertajuk “Jejak Petualang Trans7 ” dan sudah menghubungi pihak panitia untuk memastikan kegiatan tersebut.

Dalam hal ini ia berharap selaku pegiat olahraga Aero atau olahraga udara, pemerintah Aceh Tengah untuk kedepannya agar dapat mendukung penuh dan lebih mengutamakan pembuatan even yang bersekala nasional, bahkan internasional untuk meningkatkan daya tarik wisatawan dan investor yang berkunjung ke Takengon.

Rangkaian parade ekspedisi Paramotor ini juga diisi dengan kreatif photoboot area, akan disediakan satu wadah atau media untuk para maniak selfie yang mengabadikan moment perhelatan akbar bergaung internasional ini, sehingga objek atau spot foto nantinya lebih bervariasi dari atas ketinggian 1800 Mdpl puncak Pantan terong.

Robby juga mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk mensukseskan kegiatan dengan berpartisipasi pada setiap even yang digelar dalam perhelatan akbar ini. Di bawah “Takengon Temerbang Paragliding Club” Robby menyatakan komitmennya Paralayang di Aceh Tengah.

“Paralayang adalah salah satu peluang positif untuk bisa mempromosikan aset wisata di dataran tinggi Gayo” ujar pria yang telah sukses menggelar paralayang di dua kabupaten bertetangga Aceh Tengah dan Bener Meriah. (Wien Pengembara)