Pelajar Dihimbau Tak Coret Baju dan Konvoi Rayakan Kelulusan

Kemenag Bener Meriah Saidi, B. S.Ag ||Foto:Gona

REDELONG : Bagi setiap pelajar, kelulusan adalah suatu penantian dan impian selama 3 tahun dalam mengikuti proses belajar mengajar ditingkatan sekolah masing-masing seperti SMP, MTsN, atau SMA, MAN sederajat untuk menuju pendidikan yang lebih tinggi.

Namun sayang banyak pelajar, merayakan kelulusan dengan hal-hal yang negatif, seperti berkonvoi mengunakan sepeda motor di jalan raya, aksi coret mencoret baju bahkan ada yang sampai mengecat rambut, mencukur rambut. Padahal itu tidak seharusnya dilakukan. Kata Kepala Kementerian Agama ( Kemenag ) Kabupaten Bener Meriah Saidi, B. S.Ag, Jum’at ( 10/5/2019 ) diruang kerjanya.

Untuk itu, Saidi, menghimbau setelah pasca pengumuman kelulusan nantinya, baik pelajar Madrasah Aliyah Negeri ( MAN ), Sekolah Menengah Atas ( SMA ), maupun Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ) tidak melakukan aksi balap-balapan di jalan ( Konvoi ) dan aksi coret mencoret baju seragam sekolah.

” Kami tidak membedakan anak-anak dari jajaran SMA, MAN, atau SMK sederajat, karena kalau sempat terjadi satu kejadian saja yang tercoret itu adalah daerah kita Bener Meriah. Oleh karena itu, saya ingatkan betul ke masing-masing kita agar jangan membuat aksi yang negatif untuk merayakan kelulusan”, kata Saidi.

Saidi melanjutkan, karena aksi coret-coretan itu bukanlah budaya atau tradisi yang baik, begitu juga dengan urak-urakan dijalankan karena itu dapat memicu terjadinya perselisihan antara sekolah yang satu dengan yang lain bahkan bisa berujung tawuran antar pelajar.

Oleh sebab itu, pihaknya tidak pernah bosan mengingatkan setiap tahunnya dalam mengekspresikan kelulusan hendaknya dimaknai dengan hal-hal yang positif.

” Kita mengumpamakan seperti pelaksanaan sholat berjamaah yang dilaksanakan 5 kali satu hari satu malam, dimana imam sholat selalu menginstruksikan kepada jamaah sholat untuk luruskan shaf”, analoginya seperti itu tutur Saidi.

Menurutnya, terkadang sudah diingatkan pun sempat terjadi hal-hal yang tidak diingini, konon lagi kalau tidak diingatkan.”Untuk itulah demi menjaga kerukunan kita semua yang sesuai dengan visi misi daerah kita yaitu menjadikan Bener Meriah yang islami kita tidak bosan mengingatkan tangung jawab kita semua”sebut Saidi.

Kepala Kemenag Bener Meriah itu berharap, semua pelajar yang lulus hendaknya melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi. ” Lanjutkan pendidikan ke Universitas yang pilihan masing-masing “, pinta Saidi.

Saidi juga mengatakan, dalam rangka mempererat ikatan tali silaturahmi seluruh jajaran Kemenag Bener Meriah baik, itu pegawai atau staf di kantor Kemenag, kepala sekolah guru, dan jajaran KUA se-Bener Meriah dia himbau berperan aktif mengikuti program Kemenag Bener Meriah.

Usai pelaksanaan kegiatan Safari Ramadhan yang dijadwalkan pemerintah daerah, pihaknya juga akan membetuk tim safari ramadhan khusus jajarannya untuk menyambangi sejumlah masjid- masjid di Bener Meriah. ( Gona )

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!