Paya Tumpi Baru Siapkan Rp 100 Juta Lebih Cegah COVID-19

  • Whatsapp
Idrus Saputra, S.Pd , Reje Kampung Paya Tumpi Baru

Kabargayo.com, Takengon: Dalam menghadapi pencegahan COVID-19, Kampung Paya Tumpi Baru telah menyiapkan dana sebesar Rp.101.723.642 yang tertuangkan dalam APBKampung Tahun 2020 dalam pos anggaran kedaruratan dan bencana alam. 


APBKampung tahun 2020, Paya Tumpi Baru, jumlah dana yang dikelola oleh desa berjumlah Rp.1.132.102.800. Dana ini terdiri dari tiga sumber yakni Anggaran Dana Kabupaten Rp.263.812.800, Anggaran Dana Desa APBN Rp.868.290.000, serta bagi hasil Pajak Rp.8.407.375.

Read More

 
Dalam menetapkan besaran untuk dana kedaruratan di Kampung, Reje Idrus Saputra, S.Pd, berpedoman pada peraturan yang ada sebagai berikut: 
Surat Edaran Mendes PDTT  Nomor 8 Tahun 2020 sebagaimana telah dirubah dengan Surat Edaran Mendes PDTT Nomor 11 Tahun 2020, Tentang Desa Tanggap COVID 19 Dan Penegasan Padat Karya Tunai Desa. 
Surat Edaran Bupati Aceh Tengah Nomor 443.1/953/DPMK/2020 Tentang Pencegahan dan Penaganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Oleh Pemerintah Kampung.


Tindak Lanjut Surat Edaran Bupati Aceh Tengah Nomor 443.1/1022/DPMK, yang diterbitkan oleh  Sekertariat Daerah Kabupaten Aceh Tengah, terkait petunjuk dan teknis dalam melakukan tata kelola anggaran tanggap Covid 19 di masing masing kampung serta kegiatan pencegahannya.


Dalam hal Ketiatan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) Kampung tetap melaksanakan kegiatan tersebut berupa kegiatan fisik yang melibatkan warganya sebagai tenaga kerja dengan metode bayar kontan perhari. Selain itu dalam surat edaran tersebut PKTD ini juga untuk mempertegas kebutuhan warganya ekonomi dan pendapatan dapat terpenuhi dengan padat karya tunai ini dalam menghadapi kerisi corona. Jarak pekerja dalam padat karya tunai ini juga di atur, Pysical Distancing, jaga jarak antara pekerja dan pekerja, mengunakan masker.


Untuk dana pencegahan Covid19, kampung diintruksikan untuk membentuk Tim Relawan Tanggap Covid19 di Kampung, membuat Posko, Ruang Isolasi, Gudang Penyimpanan Sembako, Melakukan sosialisasi hidup bersih di warga, informasi perkembangan tentang Corona Virus di warga dan melakukan pendataan di warga baik yang rentan terhadap penyakit dan juga masyarakat miskin yang rentan terhadap gejolak ekonomi. Ini harus benar benar di siapkan.


“Untuk pembagian sembako, hingga saat ini belum ada perintah dari Bupati dan Camat. Pembagian sembako dapat dilakukan langsung oleh bila di kampung tersebut ada warga yang diisolasi d tangani oleh desa dengan status ODP. Sehingga yang bersangkutan dan  keluarganya tidak dapat mencari nafkah, maka desa berhak dan wajib secara langsung membiayai kebutuhan yang bersangkutan baik yang ODO dan keluarganya”terang Reje Kampung Paya Tumpi Baru ini. Senin. 6/4/2020).

Ia menambahkan” Jadi kalau ada kampung saat ini membagi rata sembako tersebut dan  tidak memiliki landasan hukun kuat maka ini kemungkinan menyalahi aturan. Ini akan diminta pertanggug jawabannya”jelasnya.


Yang terakhir, Reje berpesan agar penggunaan dana tanggap darurat Covid19 di kampung benar benar transparan dan selalu setiap saat di tempel di dinding posko. (Arsadi)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts