Menyisir Hutan M Cari Lima Warga Berawang Dewal yang “Tersesat”, Amri: Mereka Kehabisan Bekal

  • Whatsapp
Petugas gabungan terus menyisir keberadaan lima warga Berawang Dewal, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah di Hutan M (Photo/SAR)

Kabargayo.com, Takengon: Lima Warga Berawang Dewal, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah hingga hari ini belum ditemukan, petugas gabungan terus menelusuri hingga ke gunung M didaerah itu.

Ketua unit siaga SAR Takengon, Muhammad Amri mengatakan, kelima warga yang diduga tersesat hingga ke Nagan Raya itu telah kehabisan bekal selama empat hari.

Read More

“Posisi terakhir, korban berada di gunung yang berbentuk M, prediksi ke arah Nagan Raya, hari ini adalah hari keempat korban kehabisan bekal,” kata Amri, Sabtu 7/08/2021.

Personil yang terlibat dalam menyisir keberadaan warga yang diduga tersesat itu sebanyak 12 orang, terdiri dari Basarnas 3 orang, TNI/Polri 2 orang dan masyarakat setempat sebanyak 7 orang.

Logistik tim gabungan itu diprediksi bertahan selama lima hari, kata Amri, estimasi pencarian satu hari pendakian dan dua hari pencarian dipuncak.

“Logistik pembekalan bertahan lima hari, target satu hari dipuncak, searching di area yang dicurigai selama dua hari,” timpal amri sembari menyebut, telah menemukan sepeda motor yang digunakan para korban terparkir.

“Mudah mudahan kelima warga yang sedang dalam pencarian ini masih bisa bertahan, karena mereka sudah biasa ke hutan, mohon do’anya supaya mereka cepat ditemukan,” harap Amri.

Diberitakan sebelumnya, Lima warga Berawang Dewal, Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah sempat dikabarkan “hilang” karena tak pulang ke rumah sejak 27 Juli 2021 lau.

informasi terkini yang didapat Tim SAR Gabungan hasil musyawarah dengan pihak keluarga, kelimanya dalam keadaan sehat.

Lantaran tak kunjungan pulang, para istri lima warga tersebut, mendatangi balai desa kampung Berawang Dewal untuk melaporkan tentang suami mereka.

Menurut keterangan para isteri, suami mereka berangkat pada hari Selasa, 27 juli 2021, sekira pukul 15.00 Wib.

Mereka berpamitan ke isteri masing-masing untuk mencari ikan ke hutan Bunga Tali daerah kampung, Gegarang dusun Pasir Putih untuk tambahan ekonomi. Dijelaskan mereka berangkat dengan menggunakan Sepeda Motor dan membawa sejumlah perbekalan.

“Kelima orang itu adalah Nasri (46) Suherman (40), Jejen (52) M. Samin (52) tahun dan Sukardi (40) tahun, kelimanya warga Berawang Dewal,” Jelas Muhammad Amri. (KG31)

Related posts