LSM Jangko Minta Aparat Hukum Usut Proyek Masjid “Misterius” KTM Ketapang

TAKENGON: Masjid Islamic Centre di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Ketapang, Kecamatan, Linge Kabupaten Aceh Tengah yang dibangun dengan anggaran Rp. 3 Miliar dari APBN tahun 2016 lalu sedang disorot oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jangko kabupaten setempat.

Menurut Serta Lia Gali bidang Investigasi menurut pihaknya banyak menemukan bangunan yang dibangun namun terkesan terbengkalai di Ketapang, termasuk salah satunya masjid. Serta Lia juga mempertanyakan Master Plan, lain itu seharusnya sebelum dibangun pihak pemerintah harus sudah tahu siapa penerima manfaat kalau bangunan Masjid itu dibangun dilokasi tersebut.

Sehingga saat ini terkesan bangunan masjid ditengah hutan itu diduga hanya dibangun untuk menguntungkan pihak kontraktor serta diduga oknum Kuasa Penguna Anggaran (KPA).

“Kalau melihat bangunan masjid yang berdiri di tengah belantara yang sudah tidak dirawat dan sebelumnya seharusnya pihak terkait sudah menentukan kalau bangunan itu selesai sudah ada penerima manfaatnya, bukan seperti sekarang ini,” jelas Serta Lia Gali, (25/6).

Saat ini menurut LSM Jangko bangunan masjid selain tidak terawat juga menjadi tempat hewan ternak bermain sehingga terlihat jorok serta bagian bangunan mulai terlihat kotor.

LSM Jangko berharap pihak berwajib turun tangan melihat langsung bangunan yang diduga tidak sesuai dengan RAP dan terbangun asal jadi. “Kita melihatnya bangunan tersebut dibangun asal jadi karena di tengah hutan yang jauh dari keramaian warga desa,” duga Serta Lia Gali sambil mengatakan bangunan masjid tersebut terlihat misterius.

Kuasa Penguna Anggaran (KPA) T. Alaidinsyah kepada wartawan mengatakan, bahwa bangunan masjid yang terlihat belum selesai tersebut, memang anggaran yang tersedia hanya sampai disitu.

“Anggaranya hanya sampai disitu, dan tidak ada daya untuk membangun sampai selesai. Nanti kemungkinan tahun 2019 akan ada dana tambahan untuk menyelesaikan bangunan masjid tersebut,” kata Alaidinsyah mantan KPA yang sekarang Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja.

KPA bisa saja mengatakan akan ada bantuan selanjutnya untuk mmembangun masjid di Desa Ketapang. Namun LSM Jangko mendesak aparat penegak hukum baik kepolisian serta Kejaksaan agar turun tangan, karena dugaan LSM Jangko ada pihak yang bermain dalam pembangunan masjid tersebut. (Putra gayo)

SHARE