LPSE Bener Meriah Sosialisasi Perpres Nomor 16 Tahun 2018

  • Whatsapp

REDELONG : Sedikitnya 140 peserta ikuti sosialisasi Peraturan Presiden nomor 16 tahun 2018, yang diselengarakan Bagian pengadaan barang dan jasa LPSE Bener Meriah.

Dalam laporanya Kapala bagian ( Kabag) Pengadaan Barang dan Jasa, Abdul Kadir, ST, M. Si menyampaiakan, Acara sosialisasi pelpres nomor 16 tahun 2018 di ikuti 140 peserta yang terdiri dari penguna anggaran, pejabat pembuat komitmen, pejabat atau panitia penerima hasil pekerjaan, Asosiasi, Pokja pemilihan dan tim UKPBJ.

Read More

” Peserta dari PA/KPA selaku PPK sebanyak 40 orang, PJPHP/PPHP sebanyak 40 orang, Asosiasi sebanyak 33 orang, Pokja pemilihan 15 orang, dan Tim LPSE sebanyak 12 orang “, sebut Abdul Kadir.

Dia menambahakan, tujuan sosialiasai ini untuk memberikan dan meningkatkan pemahaman mengenai infrastruktur barang dan jasa. Selain itu sebagai upaya untuk mensosialisasi peraturan presiden nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah. Pelpres nomor 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah kepada kepada satuan kerja ( satker) yang tersebar di Bener Meriah.

Tambahnya, untuk menyelesaikan permasalahan seputar hubungan keterkaitan antara kejadian resiko dengan penyebab resiko serta aksi mitigasi resiko yang akan dilakukan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Tujuan lainnya di laksanakan sosialisasi ini yaitu sebagai langkah awal dalam mempersiapakan PA, PPK, Pokja pemilihan dan tim LPSE dalam pelaksanaan perencanaan pengadaan barang dan jasa dan diterapkannya aplikasi versi 4.3 pada tahun 2019 ini. Papar Kabag tersebut.

Sementara itu dalam sambutanya Pelaksana tugas ( Plt) Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi menyebutkan terkait dengan pengadaan barang dan jasa, pemerintah harus mengacu kepada peraturan presiden nomor 16 tahun 2018.

Diterbitkannya regulasi ini menunjukan keseriusan pemerintah untuk mewujudkan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa sesui prinsip pengadan yang efesi, efektif, transparan, terbuka berdaya saing, adil dan akuntabel.

” Seperti yang kita tau pengadaan barang dan jasa pemerintah yang efisien dan efektif merupakan salah satu bagian penting dalam perbaikan pengelolaan keuangan negara ” kata Abuya Sarkawi

Kata Abuya lagi, salah satu perwujudannya adalah proses pengadaan barang dan jasa pemerintah secara elektronik dengan menggunakan teknologi informasi dan transaksi elektronik yang dapat menjamin pengadaan lebih efisien, efektivitas, transparan dan akuntabel dalam pembelanjaan. Pungkas Plt Bupati Bener Meriah itu.

Tgk. Sarkawi berharap, dengan diadakannya sosialisasi ini semua stake holder mendapatkan ilmu dan pencerahan agar pembangunan di Kabupaten Bener Meriah lebih terencana dan pelaksanaannya dapat dipertanggungjawabkan dan terhindar dari permasalahan hukum. Pintanya. ( Gona)

  • Whatsapp

Related posts