Kreatif, Alat Penarik Air Secara Manual Ala Ciptaan Bayu Siswanto

REDELONG : Pekan Inovasi Pemberdayaan Masyarakat Gampong ( PIPMG ), adalah merupakan ajang untuk unjuk inovasi Teknologi Tepat Guna ( TTG ), hampir setiap kabupaten/kota mengikut sertakan TTG Kampung yang punya inovasi.

Begitu juga dengan Kabupaten Bener Meriah, tepat di stand tuan rumah pelaksanaan PIPMG 2019 tingkat Provinsi Aceh itu, juga menampilkan tiga inovasi yang cukup menarik perhatian para pengunjung.

Diantaranya, inovasi alat pengolah minyak dari sampah plastik yang di berinama inovasi Resam dari TTG Kampung Teritit, alat pengupas kulit buah aren menjadi kulang kaleng dan alat penarik air secara manual.

Terkait alat penarik air secara manual, saat dikonfirmasi Media Kamis 11 Juli 2019 di Bale Atu Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Joko Bayu Siswanto sang Inovator TTG alat penarik air itu mengatakan, alat ciptaanya tersebut dapat menarik air dari sumur secara manual dari kedalaman 10-15 meter.

Kata Joko, alat yang digunakan tergolong sederhana dimana dia merancang besi yang dilas dan untuk roda penggerek dia mengunakan pelak sepeda angin, tali yang dimodifikasi, dan pipa.

Ide pembuatan alat tersebut, Joko Bayu Siswanto menuturkan, awalnya dia hanya melihat dari internet kemudian diberpikir untuk mencoba membuatnya.

Dengan modal keyakinan, sembari bergumam dalam hatinya orang lain kok bisa kenapa dirinya tidak, pria hobi olah raga main bola voli itu mencoba berinovasi.

” Saya mempelajari dari Internet, dan alhamdulillah ini hasil yang telah saya kembangkan yaitu alat penarik air secara manual “, ungkapnya.

Warga Kampung Mutiara Pondok Baru Kecamatan Bandar itu menjelaskan, untuk membuat alat penarik air secara manual dia mengeluarkan biaya sekitar Rp 600.000 .

Lanjutnya, besar kecilnya tarikkan air yang keluar melalui pipa yang telah dirakit, itu tergantung besar kecilnya pipa yang dipakai yang diarahkan kedalam sumur itu.

” Kalau besar pipa yang kita taruh kesumur itu, maka air yang kita tarik juga bisa besar juga yang keluar “, jelas pria ber perawakan agak sedikit kurus itu.

Joko menambahkan, untuk saat ini baru satu unit yang di produksi dan nanti setelah perlombaan ini ada yang berminat untuk mendapatkan alat penarik air manual, dia siap untuk membuatnya. ( Gona )

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!