Kota Takengon Menuju Kota Layak Anak

TAKENGON: Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah sedang berupaya untuk melengkapi fasilitas dan kebutuhan untuk mewujudkan Takengon sebagai Kota Layak Anak.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dalam kegiatan advokasi Takengon sebagai Kota Layak Anak, Senin (30/07) bertempat di Oproom Setdakab setempat.

“Kita akan konsen untuk mewujudkan kota Takengon atau Aceh Tengah menjadi wilayah yang layak huni bukan hanya untuk anak, tapi juga pemuda dan orang tua, bahkan bagi masyarakat dari luar yang berkunjung ke daerah ini,” ungkap Shabela.

Secara umum menurut Shabela, upaya untuk mewujudkan kota Takengon yang layak anak sedang berproses.

Ada tiga lokasi direncanakan Shabela akan dijadikan taman bermain anak di Kota Takengon, diantaranya Lapangan Musara Alun, area Tugu Aman Dimot di halaman Kantor Bupati dan Lapangan Tenis Pendopo yang akan dibongkar dan dijadikan area publik.

“Kita sangat sadar bahwa anak adalah investasi jangka panjang yang akan meneruskan dan menjaga kualitas kehidupan masyarakat di masa depan,” kata Shabela.

Shabela menuturkan banyak faktor yang relatif masih menghambat terwujudkan Kota Layak Anak.

Satu sisi ada keterbatasan anggaran daerah, disisi lain disadari masih ada kelemahan koordinasi atau kerjasama lintas sektor, antar instansi maupun keterlibatan masyarakat mewujudkan Aceh Tengah sebagai kabupaten yang layak anak, bahkan layak huni bagi seluruh masyarakatnya.

Kegiatan sosialisasi advokasi Kota Layak Huni ini dihadiri oleh Asisten Deputi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Marwan Syaukani, sekaligus sebagai Narasumber. Kegiatan Advokasi diikuti oleh instansi terkait, LSM, dunia usaha dan Forum Anak. (REL)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!