Kebun Apel Desa Gading Jadi Incaran Wisatawan Luar Daerah, Masa Panen Sepekan Menghasilkan Rp 5 Juta Perhari

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon; Kampung Gading Isaq terus menjadi incaran para wisatawan baik lokal dan luar. Pasalnya didesa tersebut terdapat lahan yang subur dan telah ditanam pohon Apel oleh keluarga Bu` Sis yang datang ke Aceh Tengah pada masa transmigrasi dulu.

Menurut Buk Sis ada sekitar 250 batang pohon Apel yang berbuah dua kali selama setahun. Selama masa panen pihak pengelola yang masih didominan keluarga tak mampu menahan arus kunjungan warga yang datang dari berbagai daerah di Aceh.

Read More

“Walah Pak, tak sangup kita melayani warga yang datanhg dari luar daerah dan wisata lokal untuk melihat pohon Apel yang bibitnya saya bawa dari Malang belasan tahun lalu,” kata Buk Sis sambil mengatakan berawal dari empat pohon.

Pengunjung berswafoto dengan latar Kebun Apel (foto-kabargayo)

Menurutnya masa panen tiba, seketika diketahui oleh warga, “Entah dari mana warga tahu jadwal panen Apel hingga berdatangan dari segala penjuru untuk membeli dan sekedar berswa foto atau makan dilokasi,” kata Ibuk Sis, (6/6).

Sejauh ini menurutnya Apel menjadi kunjungan wiasata favorit di Aceh Tengah selain Danau Lut Tawar. Kalau musim ada ratusan pendatang yang memadati kebun kecil milik keluarga Ibuk Sis.

Dalam satu pohon apel, disampaikan Ibuk Sis bisa menghasilkan buah sebanyak 100 kilogram. Dan untuk masa panen hari Sabtu-Minggu bisa menghasilakn uang senilai Rp. 5 juta perhari. Sedangkan hari-hari biasa hanya senilai Rp.700 ribu.

Buah Apel dari kebun Ibuk Sis, rasa tak jauh beda dengan buah apel dari Kabupaten Malang (foto-kabargayo)

“Pada masa panen banyak warga yang membeli untuk dijadikan oleh-oleh buat keluarga. Namun kadang-kadang kita batasi jumlah pembelian, agar merata bagi pengunjung lainya,” kata Ibuk Sis.

Menurut Ibu Sis, karena Apel sangat menjanjikan pihak keluarganya saat ini mengembangkan dilokai lain dengan luas 1 hektar lebih lahan yang sudah ditanam Apel yang tak lama lagi akan segera panen.

“Kita kembangkan lagi dilahan lain seluas 1 hektar lebih dengan jumlah pohon sebanyak 800 batang. Dan ini juga kedapan akan dibuka dilahan lain seeluas 1 hektar sebagai lokasi wisata dan tempat pembelian buah apel,” ujar Ibu Sis saat dijumpai baru keluar dari kebun Apel miliknya. (KG45)

  • Whatsapp

Related posts