Kapolres Akan Turunkan Tim Lidik Usut Proyek Masjid Ketapang

TAKENGON: Kapolres Aceh Tengah, AKBP Hariajadi kepada Wartawan mengatakan akan segera menurunkan tim untuk “mengusut” proyek pembangunan Masjid Islamic Centre di Kota Terpadu Mandiri (KTM) Ketapang, Kecamatan Linge Kabupaten Aceh Tengah dan yang dibangun dengan anggaran APBN 2016, bernilai Rp. 3 miliar, yang disebut-sebut bermasalah.

“Kita akan serius dalam penyelidikan atau full paket apakah ada dugaan korupsi di pembangunan masjid atau sarana ibadah dengan nilai Rp.3 miliar tersebut. Saya akan perintahkan Kasat Reskrim untuk turun langsung ke Kecamatan Linge,” jelas Hariajadi, (26/6).

Lanjut Hariajadi, dana milik masyarakat itu untuk pembangunan sarana ibadah dan harus diselesaikan oleh pihak rekanan, tidak bisa ditinggalkan begitu saja.

“Ini semua masih dalam dugaan dan kalau benar seperti apa yang diberitakan dan tahap pengumpulan data, pasti akan kita tindaklanjuti. Agar kedepan tidak ada lagi yang bermain-main dalam membangun daerah,” terang Hariajadi.

Masjid Islamic centre yang dibangun di Ketapang, Kecamatan Linge sejauh ini belum bisa difungsikan, karena banyak sisi masjid belum bisa digunakan, seperti yang disampaikan oleh Serta Lia Gali salah seorang pegiat LSM Jangko yang telah turun kelapangan.

LSM Jangko menilai Masjid yang berada jauh dari perkampungan warga ini, dibangun hanya untuk menghabiskan anggaran semata tanpa ada master plan yang jelas.

“Seharusya saat dibangun mestinya harus ada penerima manfaat, kalau begini selain dugaan dibangun asal-asalan juga dibiarkan tanpa perawatan. Sehingga kesan buang-buang anggaran kentara sekali,” ucap anggota LSM Jangko tersebut. (Putra Gayo)

SHARE