Kadisdik Bener Meriah: Banyak Pelajar Masih Keluyuran

  • Whatsapp

Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah, Sukur memberikan pengarahan bimbingan dan nasehat kepada siswa yang masih berkeliaran, Rabu (1/4/2020)

Kabargayo.com, Takengon: Ratusan pelajar terjaring Razia yang digelar jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah yang bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Waliyatul Hisbah (Pol PPdan WH) Kabupaten Bener Meriah, Rabu (01/4/2020).

Read More

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur setelah pihaknya melakukan razia terhadap para pelajar menindaklanjuti dan mengevaluasi Instruksi Bupati Bener Meriah dalam upaya mengantisipasi dan mencegah penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) atau virus Corona.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bener Meriah kembali memperpanjang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dirumah (meliburkan) seluruh sekolah mulai dari jenjang PAUD,TK,SD dan SMP selama 71 hari terhitung sejak 20 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020 melalui Instruksi Bupati Bener Meriah Nomor : 03 Tahun 2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar selama 71 hari terhitung sejak 20 Maret 2020 sampai dengan 29 Mei 2020.

“Sehubungan hal itu, dilapangan kami memantau masih banyak anak-anak kita pelajar yang justru tidak memanfaat masa libur ini untuk belajar secara mandiri di rumah, banyak para siswa menghabiskan waktu sia-sia, hal ini tentunya karena orangtua dan para siswa ini tidak memahami mengapa mereka diliburkan, sehingga mereka tetap masih ke pasar dan keluar dari rumah tanpa ada keperluan dan alasan yang logis”, tulis Sukur dalam siaran Persnya Rabu (01/94/2020).

“Fakta di lapangan juga banyak anak-anak ini yang dengan sengaja dibawa oleh ayah dan ibunya ikut pergi dari rumah untuk berbelanja ke pasar dan atau ada juga yang disuruh oleh ayah ibunya untuk berbagai kepentingan sehingga mereka keluar dari rumahnya disamping ada diantara mereka yang memang tidak betah belajar dan berada di rumah”, jelas Sukur.

Dari hasil interogasi jajaran Dinas Pendidikan yang ikut melakukan razia dan memberikan arahan dan penjelasan kepada sejumlah orangtua dan pelajar yang terjaring dalam razia ini.

“Atas arahan Bupati Bener Meriah Abuya Tgk. H. Sarkawi kita menerjunkan dua tim, dinas pendidikan bersama 8 anggota Pol PP dan WH melakukan razia di Simpang Balik Kecamatan Wih Pesam kemudian di Lampahan Kecamatan Timang Gajah dan berakhir di Blang Rakal Kecamatan Pintu Rime Gayo”jelasnya.

Tim kedua arah Buntul Kemumu kecamatan Permata, Pondok Baru Kecamatan Bandar dan berakhir di Simpang Tiga Redelong Kecamatan Bukit.

Sukur mengatakan dari tiga tempat ini ratusan para pelajar yang berhasil di razia dan kemudian berikan arahan, bimbingan dan nasehat serta mengingatkan para orang tua.

Menyikapi banyaknya pelajar baik TK, SD dan SMP bahkan SMA dan SMK yang tidak memanfaatkan waktu libur ini untuk tetap melakukan kegiatan belajar mengajar di rumah, Kepala Dinas Pendidikan ini kembali menghimbau para orang tua untuk terus mengawasi secara ketat agar para pelajar yang kini diliburkan untuk tetap berada di rumah masing-masing dan belajar dengan semaksimal mungkin.

“Mohon Bapak dan ibu para orangtua untuk mengawasi para siswa yang diliburkan untuk memanfaatkan dan mengisi waktu untuk belajar di rumah, menjaga agar para anak didik yang kita liburkan ini tidak keluyuran tanpa tujuan yang jelas”harapnya.

Selain itu kata Sukur para orang tua diharapkan untuk memantau dan memperingatkan anak mereka untuk menghindari mereka berinteraksi dengan komunitas dan pergaulan yang justru dapat mengundang mereka dapat tertular virus mematikan ini.

“Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan tujuan mereka itu diliburkan, jangan justru sebaliknya justru malah mereka dibawa ke pasar”, sebut Sukur kembali mengingatkan. (REL)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts