Jelang Gamifest 2018, Puan Ratna Ajak Masyarakat Ambil “Posisi”

TAKENGON: Menyambut Gamifest Kabupaten Aceh Tengah terus berbenah, jelang pelaksanaan Gamifest yang akan di buka di Kota Takengon, tepatnya dilapangan Musara Alun tanggal, pada 14 September mendatang. Untuk menyambut peserta yang hadir dari beberapa kabupaten di Takengon, beberapa dinas sudah memulai membenahi bagian-bagian sudut kota.

Seperti Dinas Kebersihan dan Pertamanan. Sejaub ini dinas tersebut terus “merombak” beberapa taman kota dengan cara mengantikan bunga yang sudah tidak layak dengan menanam kembali, sehingga kawasan kota terlihat lebih segar dalam menyambut Gamifest.

Kadis Kebersihan dan Pertamanan, Zikriadi kepada Harian Rakyat Aceh mengatakan, pihaknya terus menerima masukan dari pengerak PKK tingkat kabupaten, Puan Ratna Shabela. Menurut Zikriadi masukan untuk terus menanam bunga hidup di kawasan kota terus dilakukan.

“Terus kami benahi, dimana yang belum “hijau” kita hijaukan. Dimana ada pohon yang layak ganti kita tanam pohon yang baru. Dan ibu bupati meminta sepanjang kawasan Desa Paya Tumpi hingga perkotaan agar ditanam pohon yang berbungga,” jelas Zikriadi sambil mengatakan pihaknya siap untuk melaksanakan.

Puan Ratna, saat diminta tangapanya terkait dengan Gamifest mengatakan, pihaknya dari PKK kabupaten sudah menyiapkan konsep yang segar untuk pelaksanaan Gamifest dan selalu berkoordinasi dengan pihak provinsi Aceh.

“Kita sudah siapkan konsep dari PKK untuk kegiatan Gamifest dan selalu berupaya berkoordinasi dengan PKK provinsi Aceh,” kata Puan Ratna, (30/8/2018).

Puan menginginkan para peserta yang hadir nantinya dari luar Aceh Tengah, merasa betah di Kota Takengon.

Untuk itu Puan mengajak semua elemen masyarakat untuk “bangun” menyambut pelaksaaan Gamifest yang akan berdampak kepada peningkatan perekonomian masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan Gamifest ini nantinya, masyarakat diharapkan ikut mengambil dari sisi ekonomi dengan berdagang sovenir, makanan dan lainya. Nanti akan ramai masyarakat luar yang datang ke Gayo. Mereka pasti membutuhkan penginapan dan barang, kita harus siap menyaambut mereka,” harap Puan Ratna.(Putra Gayo)