Irigasi Jebol, Warga Desa Linge Minta Perhatian Pemerintah, Saleh “Ada 10 Hektar Terancam Sawah Kekeringan”

Irigasi Desa Linge yang jebol dibangun tahun 2018 lalu menurut warga Linge. (foto-its)

Kabargayo.com, Takengon; Sedikitnya ada 10 hektar sawah di Kecamatan Linge tidak mendapatkan asupan air karena tanggul atau irigasi yang ada jebol terbawa arus air. Hujan deras beberapa hari lalu telah membuat masyarakat di Ume Pengukudu merasa was-was tidak bisa panen.

Menurut Adong Irigasi yang ada jebol terbawa arus air deras beberapa hari lalu saat hujan lebat turun membasahi bumi. Hari ini ada 10 hektar persawahan milik warga yang akan bersiap panen, kekurangan air. Dan di khawatirkan tidak bisa panen tahun ini.

Read More

“Kita khawatir masyarakat yang mempunyai sawah di daerah tersebut tidak bisa memanen padi karena kekurangan air. Kami sudah menyampaikan hal ini kepada pemrintahan paling bawah, agar dapat diperbaiki,” pinta Saleh alias Adong warga Linge.

10 hektar persawahan milik warga Desa Linge terancam gagal panen. (foto-its)

Irigasi yang dibangun tahun tahun 2018 lalu sudah tidak sangup lagi menahan laju air yang deras. Aceh Tengah dalama dua pekan lalu diguyur hujan lebat memang membuat beberapa ruas badan jalan longsor dan menjadi hambatan tersendiri bagi warga. Warga Desa Linge meminta pihak pemerintah agar segera memperbaiki irigasi yang jebol, agar warga desa yang bercocok tanam padi bisa menikmati hasil tahun ini. (KG45)

Related posts