Dinas Syariat Islam Belum Bayar Insentif Guru TPA Selama 6 Bulan

  • Whatsapp
Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI)  Parwira saat menyampaikan keinginan Ustdaz dan Ustadzah didepan Bupati Aceh Tengah (Photo/Kar)

KABARGAYO.COM, Takengon, Sebanyak 1259 guru TPA/TKA (Ustad dan Ustadzah-red) di Kabupaten Aceh Tengah hingga hari ini insentifnya belum dibayarkan oleh Dinas Syari’at Islam dan Dayah setempat.

Ketua Badan Komunikasi Pemuda Remaja Mesjid Indonesia (BKPRMI) Parwira menyebut, Ustad-Ustadzah dilaporkan belum menerima insentif selama 6 bulan terhitung pada Juni tahun 2019 yang lalu.

Read More

Besaran yang diterima oleh Ustadz-Ustadzah itu perbulanya berkisar Rp.50.000 per-orangnya, jika diakumulasikan untuk semua guru TPA yang menerima pada triwulan kedua berkisar Rp.398 Juta.

“Seharusnya insentif ini dicairkan sebelum Idul Fitri kemarin, kami menunggu dan berharap betul dari dana ini, meski jumlahnya hanya Rp.300.000, kalau situasi saat ini jangankan Rp.50 ribu, Rp.5000 pun jadi, untuk itu sudah kami kabarkan sama anak istri anggaran ini akan cair sebelum lebaran, namun hingga hari ini belum juga terlihat,” kata Parwira AR saat temu ramah dengan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar, Sabtu (06/06/2020) di gedung Ummi Pendopo setempat.

Parwira AR menambahkan, untuk Kabupaten Aceh Tengah tersebar sebanyak 331 unit TKA/TPA dan 13.459 santriawan/i serta dibimbing sebanyak 1259 ustad-ustadzah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menyiapkan insentif Ustadz dan Ustadzah pada tahun 2019 yang lalu sebesar Rp.796.621.118. angka itu naik dari tahun sebelumnya sebanyak Rp.3.360.000.

“Karena tunjangan supervisor naik menjadi Rp.120.000 dari tahun sebelumnya Rp.100.000, Anggaran itu untuk 14 supervisor disetiap Kecamatan, kami berharap, Tahun 2021 mendatang, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah menambah insentif guru TPA/TKA naik 100 persen dari Rp.50.000,” tutup Parwira sembari menyebut, di Bener Meriah insentif ustad dan Ustadzah berkisar Rp.300.000 per bulan. (Kar)

Related posts