Hasil Uji Kompetensi Eselon II Shabela Segera Reshuffle Kabinet?

TAKENGON: Sejumlah 24 nama pejabat Eselon II di Aceh Tengah telah mengikuti uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia Kabupaten Aceh Tengah.

Ke 24 nama tadi sudah siap untuk dirotasi. Nama-nama ini saat ini hanya menunggu “eksekusi” yang akan dilakukan oleh Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar.

Bupati Shabela saat dikomfirmasi wartawan membenarkan nama-nama 24 kadis serta Asisten yang telah selesai mengikuti Kompetensi sudah ada ditangannya.

“Benar, nama-nama mereka dan nilai sudah ada ditangan saya dan tim pansel serta Assesor telah memberikan keterangan terkait dengan hasil uji kompetensi. Saya akan ambil keputusan nanti pada waktunya untuk melakukan rotasi,” ujar Shabela, Selasa (28/8/2018).

Kata Shabela, sudah waktunya memang sudah saatnya untuk melakukan perombakan dibeberapa dinas, namun masih menungu waktu yang tepat. “Saya akan melakukan mutasi untuk eselon III dahulu, setelah itu baru rotasi eselon II hasil kompetensi” ucap Shabela Abubakar sambil mengatakan ESDM ASN masih lemah .

Uji kompetensi sendiri dilakukan untuk menempatkan orang yang tepat. Sekretaris BKD Aceh Tengah, Drs. Mirwansyah, Msi hal tersebut merupakan salah satu penataan organisasi (PP 11 2017) tentang pengisian jabatan yang lowong dapat dilakukan melalui kompetensi dan seleksi terbuka.

Setelah dilakukan koordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) kata Mirwansyah, untuk kabupaten Aceh Tengah harus dilakukan ujian Kompetensi. Pesertanya eselon II yang saat ini menduduki jabatan di dinas. “Kita ingin tahu apakah eselon II sekarang sudah benar “bisa” ditempat sekarang, kalau tidak bisa berarti harus turun ke eselon III,” kata Mirwansyah kepada wartawan di Takengon.

Mirwansyah merincikan, jumlah peserta undangan 27 orang, karena kepala dinas ada 34 selebihnya enam kosong serta ada tiga yang absen. Sedangkan yang ikut ada 24. Seterusnya ada tiga absen. Satu sakit, satunya lagi naik haji dan seterusnya ada persiapan pensiun.

Pelaksanaan uji kompetensi ini dari dokumen yang didapat oleh wartawan, menghabiskan anggaran mencapai Rp. 1.340.925.000-, dengan digabung bersama kegiataan lain. Publik tentunya berharap
hasilnya akan sebanding dengan anggaran yang dihabiskan. (Putra Gayo)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!