Hari Bhakti Adhayaksa Ke-61 Digelar Virtual, Ini Tujuh Perintah Harian Jaksa Agung

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon: Kejaksaan Negeri Aceh Tengah gelar kegiatan upacara Hari Bhakti Adhayaksa Ke-61 secara Virtual di Aula Kejaksaan setempat. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Kejaksaan Tinggi , Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia.

Read More

Situasi sedang dirundung Panedmi Covid-19 yang masih melanda Indonesia membuat momen sakral itu diselenggarakan secara Daring dari ruang kerja Jaksa Agung di Gedung Menara Kartika Adhayaksa Kebayoran Baru Jakarta.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Tengah Yovandi Yazid, SH.MH, Para Kepala Seksi, para jajaran, serta seluruh Ppegawai dilingkungan Kejaksaan setempat.

Yovandi Yazid mendengarkan langsung arahan dari Jaksa Agung Republik Indonesia Dr. ST. Burhanuddin,SH.MH. Beberapa catatan penting untuk Kejaksaan turut diutarakan, diantaranya tujuh perintah harian langsung dari Jaksa Agung tersebut.

Sebelum tujuh pesan itu disampaikan, segenap Korps Adhayaksa turut mendo’akan para Syuhada yang gugur akibat Covid-19 sekaligus berdo’a supaya Pandemi ini segera berlalu.

Kata Jaksa Agung, tujuh pesan itu adalah, Kejaksaan harus mendukung penuh kebijakan Pemerintah dalam penanggulangan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Nasional sesuai ketentuan.

“Gunakan hati nurani kalian dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan,” kata Jaksa Agung RI, Kamis 22/07/2021.

Pesan selanjutnya, menciptakan karya-karya yang inovatif dan terintegrasi yang dapat meningkatkan pelayanan publik. Mewujudkan Kejaksaa digital dalam penyelenggaraan manajeman tekhnologi informasi dan sistem satu data Kejaksaan.

“Perkuat asas dominus litis dalam setiap pembentukan peraturan perundang-undangan. Segera sinergitaskan peran penuntutan dan penanganan perkara koneksitas pada Jaksa Agung muda bidang pidana militer,” kata Jaksa Agung.

Terakhir ia berpesan, seluruh jajaran untuk menjaga marwah institusi dengan bekerja secara cerdas, integritas, profesional dan berhati nurani.

“Peran Kejaksaan sebagai aparat penegakan hukum semata-mata tidak lagi berorientasi pada kepastian dan keadilan, melainkan harus mampu memberikan kemanfaatan hukum bagi masyarakat. Dalam perkembangannya, kemanfaatan penegakan hukum sangatlah dibutuhkan dalam proses pembangunan dalam menciptakan kondisi yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan pembangunan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur,” ujar Jaksa Agung.

Kegiatan tersebut mengusung Thema “Berkarya untuk Bangsa”. Setelah peringatan itu usai digelar dengan Prokes Covid-19 secara ketat, Kejaksaan Negeri Aceh Tengah melakukan pemotongan tumpeng.

Terpisah, Yovandi Yazid mengaku siap menjalankan tujuh pesan yang disampaikan oleh Jaksa Agung RI. Pihaknya akan tetap bersinergi dengan Pemerintah dalam melawan Covid-19 sekaligus akan memberi kepastian hukum bagi masyarakat di Kabupaten berhawa sejuk itu.

“Mohon Do’anya, sehingga semua ini dapat terealisasi,” terang Yovandi Yazid. (KG31)

Related posts