Gamifest Diharapkan Pintu Masuk Wujudkan Gayo Alas Sebagai Kawasan Strategis Nasional

TAKENGON: Gamifest diharapkan menjadi pintu masuk bagi dataran tinggi Gayo Alas menjadi salah kawasan strategis nasional dengan berbagai potensi yang dimilkinya, hal tersebut diungkapkan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar ketika membuka Rapat Koordinasi Pengisian Indikasi Program pada Masterplan RTRW Aceh, (13/9/2018), di Aula Sekdakab Aceh Tengah.

Sebagaimana diketahui, Tiga kabupaten, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo merupakan kawasan perkebunan kopi terbesar di Asia tenggara. Dengan dibangunnya PLTA Peusangan 1 dan 2 dan dilanjutkan PLTA Peusangan 4 merupakan daerah sumber energi, begitu juga keberadaan danau Lut Tawar juga sangat penting sebagai sumber air untuk beberapa kabupaten di sekitarnya.

Tidak hanya itu, dengan ditemukan kerangka manusia purba di Ceruk Mendale membuktikan bahwa telah ada kehidupan di wilayah dataran tinggi sejak lama. yang tak kalah penting adalah keberadaan Radio Rimba Raya, yang mempunyai andil besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan.

“Kita berharap Gamifest menjadi pintu masuk mewujudkan wilayah dataran tinggi Gayo Alas sebagai kawasan strategis nasional”kata Shabela.

Orang nomor satu di Aceh Tengah juga menambahkan saat ini pemerintah kabupaten sedang berupaya untuk memperluas perkebunan kopi. Hal tersebut menjadi tantangan yang dihadapi oleh pemerintah daerah karena sebagian kawasan Aceh Tengah masuk dalam kawasan hutan lindung.

Pertemuan ini turut dihadiri oleh, Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan, Kepala Bapedda Aceh, Staf Ahli Bidang Pengembangan Wilayah Kemendes PDTT, Deputi Bidang Keanekaragaman Hayati LIPI dan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, serta pejabat terkait lainnya. (Wien Pengembara)