Dinyatakan TMS, Bacaleg PKB Dapil 3 Gugat KIP Bener Meriah

REDELONG: Dicoretnya salah seorang Bacaleg dari Partai PKB dari Dapil 3 nomor urut 2, Bahtiar SH oleh KIP Bener Meriah dari DCS, berbuntut gugatan terhadap KIP Bener Meriah.

Ketua Panwaslu, Bener Meriah Yusrin didampingi oleh Ramdona, SH kepada wartawan mengatakan sidang gugatan tersebut sendiri telah dimulai sejak Senin 27 Agustus 2018.

“Kita sudah memanggil 5 orang saksi, dengan rincian saksi pemohon 3 orang dan Saksi KIP 2 orang”jelasnya.

Ramdona menambahkan bahwa yang menjadi objek sengketa dalam gugatan sengketa pemilu tersebut adalah surat keterangan atau BA yang dikeluarkan pada tanggal 10 Agustus tentang penetapan DCS.

Menurutnya, dalam penetapan DCS tersebut Bahtiar salah seorang bacaleg dari Partai PKB Nomor urut II dari daerah pemilihan 3 dinyatakan TMS oleh KIP Bener Meriah sehingga mereka mengajukan gugatan sengketa dengan harapan, Bahtiar dapat dimasukan kembali dalam DCS.

Ia menambahkan, ditetapkanya Bahtiar menjadi TMS dikarenakan dinilai oleh KIP Bener Meriah tidak melengkapi syarat pengunduran diri seperti halnya, SK pemberhentian dari Panwascam.

“ Bahtiar sebelumnya sudah mengajukan surat pengunduran kepada panwas, namun ada proses yang harus dilalui karena ini menjadi kewenangan Bawaslu RI dan oleh Bawaslu RI dilimpahkan lagi ke Provinsi sehingga memakan waktu,”katanya.

Sementara itu saat ditanya wartawan, terkait gugatan tersebut, Ketua KIP Kabupaten Bener Meriah, Muhktarudin mengatakan adanya gugatan adalah hal yang wajar dilakukan dalam proses pemilu.

“ Bagi siapa saja merasa tidak ada keadilan atau tidak sesuai dengan aturan kita persilahkan untuk mencari keadilan, namun saya tegaskan, pihak KIP Bener Meriah telah bekerja sesuai aturan” tegasnya.

Pihak Panwaslu Bener Meriah menyebutkan sidang putusan untuk gugatan ini akan digelar pada tanggal 5 September 2018 mendatang.(Uri)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!