Dandim 0106: Diperlukan Sinergi Untuk Atasi Masalah Konflik Gajah dengan Manusia

REDELONG: Konflik antara gajah dan manusia merupakan penyakit tahunan yang terjadi setiap tahunnya hal tersebut disampaikan oleh Dandim 0106/Aceh Tengah-Bener Meriah Letkol Inf Hendry Widodo, menanggapi persoalan konflik gajah dengan manusia
dalam acara Coffee Morning Yang di selengarakan di Pendopo Bupati Bener Meriah Sabtu (3/11/2018).

“Permasalahanya sangat pelik, kalo kita berbicara jujur sebenarnya bukan gajah yang merusak wilayah masyarakat akan tetapi kita yang sudah merambah area mereka. Meski berbagai penanganan sudah dikerjakan namun hasilnya tetap tidak masksimal,” ujarnya.

Menurutnya, untuk penangan gajah tidak bisa hanya dilakukan oleh Bener Meriah saja sebab wilayah jajaran gajah cukup luas mulai dari Bener Meriah, Aceh Tengah Pidie dan Bireuen.

“Gajah selalu muncul di daerah-daerah itu saja dan dampak yang lebih penting adalah dampak psikis terhadap masyarakat sehingga jika tidak kita ambil langkah lebih lanjut dikhawartirkan akan timbul tanggapan dari masyarakat tidak adanya kepedulian Pemerintah dari mereka yang selalu didatangi oleh gajah,”sebutnya.

Menurutnya, permasalahan tersebut harus dirundingkan secara intens dengan pihak Provinsi sebab melibatkan beberapa Kabupaten dan harus ada juga langkah awal yang sifatnya sementara agar gajah tidak masuk ke wilayah Bener Meriah.

” Yang paling simple adalah membuat tanggul namun, diperlukan biaya dan harus ada sinergi antara eksekutif dan legislative meskipun tidak bertahan lama,” katanya.(Uri)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!