Ceruk Mendale dan Ujung Karang Kembali Diteliti Balar Sumut

TAKENGON: Balai Arkeologi Sumatera Utara (Balar Sumut) merencanakan kembali penelitian situs sejarah Ceruk Mendale dan Ujung karang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Balar Sumut, Ketut Wiradnyana ketika bertemu dengan Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar, Rabu (11/04) malam di pendopo bupati.

Pada pertemuan tersebut turut hadir Ketua DPRK Aceh Tengah, Ansharuddin Sharifuddin Naldin serta beberapa anggota DPRK lainnya.

Menurut Ketut, fokus penelitian kali ini untuk melakukan pembatasan wilayah yang menjadi kawasan situs purbakala tersebut.

Kepada bupati, Ketut mengharapkan agar kedua situs tersebut ada penanganan yang lebih baik kedepan sehingga bisa menarik minat wisatawan.

“Situs Ceruk Mendale dan Ujung Karang punya potensi wisata yang besar, karena itu peran pemerintah daerah lebih didepan untuk membuat situs ini layak menjadi objek wisata,” kata Ketut.

Menanggapi permintaan ketut, Shabela mengatakan pihaknya punya komitmen untuk membenahi ceruk Mendale dan Ujung Karang.

“Jangan ragu, kami punya komitmen, karena ini soal identitas suku bangsa dan kebesaran peradaban budaya Gayo,” tegas Shabela.

Ditambahkannya, kedua situs purbakala tersebut nanti akan diproyeksikan menjadi wisata edukasi yang akan dikelola dengan serius. (REL)