Bupati Shabela Ajak Warga Berpenghasilan Lebih Saling Bantu Dalam Situasi Pandemi

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon; Situasi ekonomi saat pandemi memang belum menguntungkan para pedagang kaki lima di manapun. Begitu juga dengan kondisi para abang becak serta penjual dengan gerobak dorong, yang biasa kita lihat mangkal di depan Gedung Olah Seni (GOS).

Hari- hari sebelum wabah ini menjelma dan sangat menakutkan semua kita, kawasan GOS menjadi arena favorit bagi penikmat jajanan ringan, seperti Somai, Batagor, Baktel, Bakso serta Kopi Mobil yang biasanya mangkal dengan harga terjangkau.

Read More

Hari-hari munculnya kasus Covid-19 di Dataran Tinggi Gayo, seiring sekolah dan perkuliahan mulai diliburkan para pedagang mulai kehilangan pembeli dari hari ke hari, dan sebagian menutup dagangannya dan beralih profesi, seperti kuli bangunan dan sebagian ada yang harus pulang kampung.

Setahun lebih pandemi telah mendera kehidupan manusia disetiap negara dengan menghancurkan sendi-sendi ekonomi dan silaturahmi.

Karena kondisi ini Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar mengajak para kepala dinas dan para dermawan serta pengusaha lokal untuk menyisihkan sedikit dari penghasilannya untuk disumbangkan bagi warga Aceh Tengah yang mengalami masalah ekonomi akibat wabah corona.

“Kita mengajak warga yang mampu untuk saling tolong-menolong dalam situasi sulit ini. Para kadis, dermawan serta pengusaha menyisihkan sedikit rezekinya untuk warga kurang mampu,” ajak Bupati Shabela.

Dalam beberapa hari ini pihak pemda akan menentukan dimana dan siapa penerima sedekah atau bantuan dari pihak manapun, dan akan kita salurkan secepatnya.

“Inilah saatnya kita saling berbagi antara sesama karena wabah corona ini. Banyak saudara-saudara kita kehilangan pekerjaan, dan sulit mencari pekerjaan baru. Dan harus kita bantu,” ujar Shabela dihadapan Forkopimda dalam rapat koordinasi penanganan wabah corona. (KG45)

  • Whatsapp

Related posts