Bupati Aceh Tengah Diminta Evaluasi Sekretaris BPBD Aceh Tengah

TAKENGON:Pasca terjadi protes yang dilakukan oleh petugas damkar Aceh Tengah, Ramung Institut meminta Bupati Aceh Tengah untuk mengevaluasi dan memberikan sanksi yang tegas terhadap sikap yang dilakukan oleh oknum Sekretaris BPBD Aceh Tengah.

“Dengan kejadian ini dapat diambil sebuah pelajaran untuk menghargai bawahan, tidak hanya menghargai, atasan juga juga harus menghormati dedikasi bawahan yang sudah bertaruh nyawa dilapangan” terang Waladan.

Direktur Ramung Institute ini juga menekankan, kejadiannya sepertinya berulang di lingkungan BPBD tersebut.

“Jika melihat secara saksama komentar petugas damkar Aceh Tengah, apa yang dilakukan oleh Sekretaris BPBD Aceh Tengah sepertinya tindakan berulang dan ini tidak dapat dibenarkan” kata Waladan.

Baca: Merasa Disepelekan, Petugas Damkar Aceh Tengah Demo Minta Sekretaris BPBD Minta Diganti

Jika tidak diambil tindakan yang tegas, kesolidan dan kekompakan BPBD Aceh Tengah akan rapuh dan tentu ini tidak baik untuk sebuah perjalanan satuan kerja pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.

“Dalam hubungan atasan dan bawahan harus dijaga kekompakan, jika sudah terjadi kisruh seperti ini, dapat dipastikan hubungan tidak akan berjalan harmonis, pilihannya hanya pada mempertahankan seorang Sekretaris atau menyelamatkan semangat tugas petugas damkar? Sebaiknya Sekretaris BPBD Aceh Tengah layak dievaluasi” Kata Waladan.

Hubungan internal BPBD Aceh Tengah diprediksi tidak akan berjalan harmonis jika Sekretaris BPBD tetap dipertahankan.

“Analisa sederhana kita, jika tetap mempertahankan posisi Sekretaris BPBD keharmonisan internal BPBD tidak akan berjalan baik dan cenderung akan terjadi gesekan yang lebih dalam, masalah di internal BPBD sebenarnya sudah terjadi lama, baru kali ini terkuak ke publik, ini momentum yang sangat tepat untuk mengevaluasi secara keseluruhan” Tutup Waladan Yoga.

Sementara itu, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tengah Mauiza Uswa bantah dirinya menyepelekan tugas Pemadam Kebakaran sebagai bahagian terkecil dari BPBD Kabupaten setempat.

“Pemadam Kebakaran itu adalah bagian Sub terkecil dibawah Kasubsi BPBD, inilah yang saya katakan di depan pegawai BRI Takengon saat simulasi kebakaran, dan mereka (petugas) menganggap kata-kata ini mengerdilkan kerjaan, bukan kerjaanya yang saya kucilkan, melainkan posisi Damkar di BPBD,” terangnya kepada Media ini, Jum’at (17/05/2019) melalui sambungan selularnya.( Wien Pengembara)

Baca: Mauiza Uswa: Saya hanya Menjelaskan Posisi Damkar di BPBD, Tak bermaksud menyepelekan

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!