BIN Bersama Dinkes Gelar Vaksinasi Door to Door, Mudahkan Warga Dapatkan Herd Immunity

  • Whatsapp
Vaksinasi Massal BIN dan Dinas Kesehatan Aceh Tengah di Silihnara.

Kabargayo.com, Takengon: Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Aceh bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Aceh Tengah melalui Puskesmas setempat, melaksanakan vaksinasi massal door to door di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah.

Bertempat di gedung PKK Wih Pesam, Sabtu 27 November 2021, masyarakat dari dua desa yakni Kampung Wih Pesam dan Wih Porak, terlihat antusias mendaftarkan diri sebagai peserta vaksin.

Read More

Reje Kampung Wih Pesam, Firdaus (35), kepada media ini mengatakan masyarakat yang belum divaksin dengan kesadaran sendiri telah berbondong bondong mendaftarkan diri di tempat pelaksanaan vaksinasi ini.

Sebelumnya menurut keterangan Firdaus, warga kampung juga pernah meminta untuk difasilitasi pelaksanaan vaksinasi di desanya.

Firdaus menyebutkan pihaknya sangat mendukung kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh institusi BIN yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Aceh Tengah.

Salah seorang warga desa Wih Porak, Robi Cahyadi (21), berprofesi sebagai petani mengatakan, ikut vaksin karena khawatir kedepannya saat akan melakukan vaksin mandiri akan berbayar. Selain untuk kebutuhan kesehatan, dirinya khawatir menyangkut hal lainya akan berdampak dan terkendala bila belum divaksin.

Sementara Aqlima (21), seorang mahasiswi warga Wih Porak menyebutkan mau divaksin karena persyaratan dari kampus dan untuk mempermudah saat bepergian. Aqlima mengaku tau ada penyelenggaraan vaksinasi di desanya, karena adanya pengumuman dari aparatur desa.

Kepala Puskesmas (Kapus) Kecamatan,  Silih Nara, Mudamarwati, menerangkan saat ini pihaknya dari Puskesmas Silih Nara, telah melaksanakan vaksinasi ke desa desa, bekerjasama dengan BINDA Aceh.

“Bekerjasama dengan BIN, pelaksanaan vaksinasi door to door kepada masyarakat dapat lebih intens. Khususnya yang tidak bisa hadir ke Puskesmas Silih Nara, sehingga sistem jemput bola ini menjadikan pelaksanaan vaksinasi lebih optimal kepada masyarakat,” terang Kapus.

Dari data diterima awak media untuk validasi dan presentase vaksinasi, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tengah, dr. Yunasri menyebutkan di Aceh Tengah, hingga Jum’at 27 November 2021, berjumlah 77,377 orang atau setara 47,4 persen.

Untuk kendala yang dihadapi dalam memaksimalkan target vaksinasi, dr. Yunasri menjelaskan karena stok vaksin terbatas dan terkadang tidak ada sama sekali.

Lebih lanjut diterangkanya, Dinas Kesehatan Aceh Tengah, saat ini telah melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk pelaksanaan vaksinasi.

“Kita bekerjasama dengan berbagai institusi dan organisasi kemasyarakatan termasuk dengan BIN, siapapun yang mau bekerjasama kita akan lakukan,” terangnya. (REL)

Related posts