Belum Jelas Anggaran, 16 Cabor KONI Bener Meriah “Risau” Tidak Ikut PORA

REDELONG :Perhelatan Pekan Olah Raga Aceh (PORA) ke-XIII, yang akan diselenggarakan pada 18 – 25 November 2018 di Aceh Besar tinggal menghitung hari.

Sedikitnya 16 Cabang olah raga ( Cabor) dari Kabupaten Bener Meriah telah mendapat tiket di PORA Aceh Besar, dari 21 Cabor yang ikut pada Pra PORA sebelumnya.

Ajang Empat tahunan yang paling bergengsi di Provinsi Aceh itu, menjadi gengsi tersendiri bagi setiap Kabupaten untuk meraih prestasi olahraga bagi setiap Cabor yang akan berjuang meraih prestasi terbaiknya seperti halnya Kabupaten Bener Meriah .

Oleh kerana itu, pasca Pra PORA setiap cabang olahraga yang lolos ke PORA terus mengevaluasi kelemahan dan kebutuhan para atlit masing-masing yang berharap KONI dan Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah dapat mengakomodir kebutuhan yang menunjang spirit dan sarana atlit untuk berjuang pada PORA nantinya dengan harapan meraih prestasi yang mengharumkan Kabupaten Bener Meriah.

Masing-masing Cabor telah mengajukan kebutuhan Atlitnya kepada pengurus KONI, yang selanjutnya KONI menyampaikan kepada Pemerintah daerah atas apa yang dibutuhkan para atlit dari masing-masing Cabor yang ikut PORA.

Namun, sejauh ini belum ada kepastian dari Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah untuk mengakomodir hal itu karena anggaran yang dibutuhkan belum jelas dan hal itu bisa berdampak kepada 16 Cabor terancam mengikuti PORA pada bulan November mendatang.

Guna untuk bisa mengikuti PORA sesuai dengan kebutuhan atlit, pengurus Cabor yang ikut PORA, telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pengurus KONI mendesak kebutuhan atlit segera di upayakan.

Dari hasil beberapa kali pertemuan itu, belum ada kesepakatan hasil yang dapat membuat lega para pengurus cabang olahraga peserta PORA yang dapat dijelaskan Pemda setempat terkait anggaran yang diharapkan Cabor.

Menyikapi hal itu, salah satu pengurus Cabor ISSI Bener Meriah Dayat kepada media ini Jum’at 5 Oktober 2018 mengatakan, Pra PORA adalah rangkaian seleksi para atlit dari seluruh Cabor guna untuk melaju ke PORA. Dengan perjuangan keras dan persaingan ketat masing-masing utusan Kabupaten untuk meraih tiket.

Begitu juga dengan ISSI ( Balap Sepeda) Bener Meriah, dengan segala keterbatasan yang dimiliki terus berjuang bersaing dengan pesaing-pesaingnya. Dan atas semangat dan kerja keras atlit, pelatih dan pengurus ISSI Bener Meriah mampu meraih tiket ke PORA. Kata Dayat.

Lebih lanjut dia mengatakan, tentunya perjuangan pada PORA jauh lebih berat, kendati demikian kita yakin atlit kita dapat meraih prestasi melihat spirit dan skill yang dimiliki para atlit sepeda kami itu asalkan kebutuhan mereka daperhatikan.

” Kita yakin dapat meraih prestasi terbaik, asalkan sepeda-sepada para atlit itu dikasih yang semaksimal mungkin “. Ungkap Dayat

Pengurus ISSI Bener Meriah itu meminta, Pemerintah daerah berseta pengurus KONI secepatnya memberikan penjelasan kepada semua cabor tentang kepastian anggaran untuk PORA ini. Tegas Dayat

Hal senada juga disampaikan Samsudin Pengurus Percasi, Pemerintah daerah harus segera mencari solusi terkait anggaran yang dibutuhkan agar para atlit dapat terus berlatih dengan fokus guna meraih hasil yang fositif.

Sementara itu salah satu pengurus harian KONI Bener Meriah, Budi Hardi menyampaikan, kita telah menyampaikan semua usulan kebutuhan cabor kepada Pemda. Namun sejauh ini Pemda Bener Meriah menyampaikan hanya 400 juta rupiah yang tersedia. Jelasnya

Adapun Cabor yang lolos ke PORA XIII Aceh Besar diantaranya. IKASI ( Anggar), PASI ( Atletik), PERCASI ( Catur), PODSI ( Dayung), PERPANI ( Panahan), PRSI ( Renang), POSSI ( Selam), TAEKWONDO, PBVSI ( Poly), MUAYTHAI, FORKI ( Karate), KODRAD ( Tarung drajat), PERBAKIN ( Menembak), PERKEMI ( Kempo) dan IPSI serta ( Silat), ISSI ( Balap sepeda). (Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!