Banmus DPRK Aceh Tengah Bahas Usulan Mendahului Anggaran dari Eksekutif

TAKENGON: Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tengah, gelar rapat di ruangan gedung perwakilan rakyat setempat. Pertemuan membahas usulan kegiatan mendahului perubahan Anggaran Pembelanjaan Biaya Kabupaten (APBK) tahun 2018. Jumat, (31/8/2018).

Dalam rapat ini, terungkap terdapat usulan program peningkatan sarana dan prasarana aparatur kabupaten setempat. Poin II itu menyebutkan pengadaan kendaraan dinas untuk wakil bupati Aceh Tengah dengan besaran anggaran senilai Rp.553.000.000.

Bukan hanya itu, terdapat usulan biaya tambahan yang cukup besar untuk kegiatan Pekan Kebudayaan Aceh (PKA). Dimana Aceh Tengah dalam itu kekurangan dana senilai Rp.388.488.000, usulan ini diminta oleh dinas Pendidikan sebagai leading sektor kegiatan (PKA). Selain itu ada permintaan dana dari Dinas Pertanian untuk pembelian bibit unggul bawang merah senilai Rp.90.000.000.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRK Ansyari Syarifuddin Naldin, Zulkarnain serta Wahyuddin ditanggapi beragam dari anggota DPRK Aceh Tengah, salah satunya dari Hamzah Tun alias Jhon, ia menilai kalau pembelian mobil dinas untuk wakil bupati tidak begitu mendesak, alasannya masih banyak masyarakat Aceh Tengah yang hidup dibawah garis kemiskinan dan mobil yang ada masih layak pakai.

Hamzah Tun juga mempertanyakan jenis mobil apa yang mau dibeli. Anggota DPRK dari Komisi A tersebut meminta kepada pimpinan agar lebih hati-hati dalam “pengunaan” anggaran.

Ketua DPRK Ansyari Sarifuddin Naldin, ketika menutup rapat tersebut, mengatakan semua masukan dari anggota dewan tersebut dipertimbangkan dalam rapat dengan badan anggaran.“Semua masukan kawan-kawan akan kami akomodir, dan nanti akan kita pertimbangkan demi Aceh Tengah,” kata Naldin.

Sementara itu, Sekda Aceh Tengah, Karimansyah dikomfirmasi wartawan terkait dengan usulan kegiatan mendahului perubahan APBK dana tambahan pembelian mobil untuk wakil bupati meluruskan. Menurut Karimansyah bukan hanya untuk wakil bupati pembelian mobi dinas, namun juga untuk bupati.

“Anggaran yang sudah tersedia sekitar Rp 2,5 milliar lebih, karena kurang harus diusulkan lagi. Dana itu untuk pembelian mobil jenis Prado sebanyak dua unit, kalau saya tidak salah,” sebut Sekda Karimansyah. (Putra Gayo)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!