Agen Chip, Togel dan Penjual Narkoba di Tangkap Aparat Hukum Aceh Tengah

  • Whatsapp

Kabargayo.com, Takengon; Pemberantasan judi online di Aceh Tengah terus bergerak. Penguna tidak hanya masyarakat umum, namun PNS, oknum TNI dan Polri. Alhasil, dua agen (penjual) chip game online Higgs Domino atau lebih dikenal game scatter di Aceh Tengah ditangkap aparat kepolisian dari Polres Aceh Tengah.

Kapolres Aceh Tengah, AKBP Mahmun Hary Sandy Sinurat, S.IK melalui Kasat Reskrim, AKP Ahmad Arief Sanjaya, SH saat konferensi pers, (29/4) mengatakan, kedua agen chip tersebut yakni CT 28 tahun yang ditangkap, 27 April 2021 sekira pukul 23.00 Wib, di Kampung Uning, Pegasing.

Read More

“Dari tersangka kita amankan 1 buah HP, uang senilai 600 ribu Rupiah dan akun higgs domino dengan terisi chip 4 B,” kata Arief. Lanjutnya lagi, tersangka yang kedua yakni berinisial H 40 tahun, warga Bale Atu, Lut Tawar. Ia ditangkap pada 27 April 2021 sekira pukul 21.30 di Bale Atu.

“BB yang disita, 1 HP, uang tahun 870 ribu, akun higgs domino berisi chip 19 B,” katanya. Sementara itu, kata Arief pihaknya juga berhasil menangkap satu pelaku judi toto gelap (togel) dengan inisial D 39 tahun warga Kampung Remesen, Silihnara.

“Dari tersangka kita amankan 1 lembar catatan penulisan nomor togel, HP dan satu akun judi togel yang terisi uang ratusan ribu rupiah,” katanya.

Ketiga pelaku kata Arief lagi, disangkakan telah melakukan perbuatan Maisir atau judi sebagaimana dimaksud dalam pasal 18 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 dengan ancaman 12 kali cambuk atau denda 120 gram emas murni atau 12 bulan penjara.

Selain itu, jajaran Satnarkoba juga berhasil mengamankan penjual Ganja sebanyak 1900 gram yang berasal dari Kabupaten Nagan Raya. Dan menangkap penjual Sabu-sabu dengan baranhg bukti sebanyak 0,47 gram.

Ketiga tersangka penguna narkoba telahg mendekam di sel Mapolres setempat beebrapa hari lalu. pihak Polres menghimbau warga terus bekerja sama dalam memusnahkan peredaran barang haram itu di Aceh Tengah.

“Kita terus bertekad akan memberantas narkoba di negeri Gayo ini. Informasi sekecil apapun sangat berarti untuk kami kembangkan dan bergerak memusnahkan narkoba di kabupaten berpenghasil kopi ini,” kata Ipda Adam Maulana. (KG45) 

  • Whatsapp

Related posts