Abuya Sarkawi Serahkan Bonus Atlit Peraih Medali di PORA 2018

REDELONG : Pelaksan tugas ( Plt ) Bupati Bener Meraih Tgk. H. Sarkawi serahkan bonus atlit dan pelatih peraih medali pada Pekan Olah Raga Aceh ( PORA ), yang diselenggarakan di Jantho Aceh Besar tahun 2018.

Acara penyerahan bonus tersebut, dilaksanakan di Gedung Empu Beru Bener Meriah. Senin ( 15/4/2019 ). Yang dihadiri para pelatih dan atlit dari cabang olah raga ( cabor ) peraih medali.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah Drs. Haili Yoga menyebutkan, sedikitnya ada 24 medali yang diperoleh para pahlawan Pora Bener Meriah meraih pada ajang olah raga empat tahunan itu.

Lanjutnya, pada even Pora ke XIII di Aceh Besar Bener , Bener Meriah mengikut sertakan 21 cabor untuk berlaga pada ajang bergengsi di Aceh, dan allhamdulilah sedikitnya 10 cabor dapat meraih medali dengan mengumpulkan 24 medali. Sebutnya.

Atas hasil tersebut, dari 23 kabupaten yang ikut Pora Bener Meriah bertengger di urutan ke 16 dengan raihan medali, 5 emas, 5 perak, dan 14 perunggu. Dan total medali yang di peroleh sebanyak 24 medali. Paparnya.

Dia merincikan, untuk peraih medali emas di sumbangkan dari cabor anggar 2 emas, selam 1 emas, karete dan taekwondo masing-masing 1 emas. Sementara perak diraih cabor selam 2 medali perak, taekwondo 1, tarung derajat 1 dan karate 1.

Adapun perunggu diarai, anggar 2, selam 1, karate 1, taekwondo 1, sepada 3, atletik 2, muaythai 2, pecak silat 1, dan kempo 1. Jelas Haili Yoga.

Kepala Dinas Pariwisata Bener Meriah itu mengatakan, adapun besaran bonus yang akan di berikan kepada atlit masing-masing peraih medali emas mendapat bonus sebesar 10.500.000 ( sepuluh juta lima ratus ), perak 8.400.000 ( delapan juta empat ratus ), dan perunggu sebesar 7.350.000 ( tujuh juta tiga ratus lima puluh ribu ).

Selain para atlit para pelatih juga menadapat bonus yang sama dengan para atlit tersebut. Karena keberhasilan para atlit tidak terlepas dari ke piawaian pelatih melatih para atlitnya sehingga dapat berprestasi. Tandas Haili Yoga.

Sementara dalam arahannya Ketua harian KONI Bener Meriah Darwinsyah mengatakan, seharusnya bonus ini dapat kita berikan sebelum keringat para atlit kering, namun karena mengingat keuangan daerah pada saat itu belum memungkinkan maka hari ini bonus kepada para pahlawan Pora Bener Meriah baru dapat diberikan.

” Kendati juga hari ini baru dapat disapurakan bonus tersebut, tetapi kita wajib bersyukur dan berterimakasih karena daerah lain juga belum menerima bonus “, ungkap Darwin.

Darwin menyebutkan, kendati pada saat perhelatan Pora kemarin kita penuh dengan keterbatasan namun para atlit dapat meraih prestasi. Dan kita sangat yakin apabila kedepan persiapan menghadapi Pra Pora tahun 2021 dan Pora tahun 2022 bila para cabor mendapat fasilitas maka hal yang mustahil kita dapat meraih terbaik di Aceh.

” Pada Pora kemaren, kita juga tidak melaksanakan TC sehingga para atlit hanya berlatih secara alakadarnya saja, untuk itu kita berharap ke depan anggaran untuk KONI dapat lebih meningkat “, kata Darwin.

Wakil Ketua I DPRK Bener Meraih itu juga menyebutkan, pada tahun 2019 kita telah mengusulkan 2 milyar untuk anggaran KONI dengan harapan para cabor dapat membina para atlit. Darwin menambahkan kami juga mengharapkan kepada pemerintah agar memfasilitasi sarana dan prasarana olah raga di daerah ini. Pintanya.

Dalam arahanya, Plt Bupati Bener Meriah Tgk. H. Sarkawi mengatakan, atas keterlambatan penyerahan bonus ini kami memohon maaf, tapi yakinlah bahwa pemerintah tidak akan melupakan jasa dan apa yang di torehkan olah para atlit-atlit untuk daerah ini.

” Kendati yang diberikan pada hari ini tidak seberapa, namun itu adalah pertanda pemerintah sangat menghargai para pejuang olah raga Bener Meriah “, Tutur Abuya Sarkawi.

Dihadapan para pelatih dan atlit pelatih medali, Plt Bupati Bener Meriah itu mengatakan, kita sangat setuju sarana dan prasarana olah raga tersedia di Kabupaten Bener Meriah. Dan sejauh ini kita telah mengupayakan Bener Meraih menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olah Raga Nasional ( PON ) tahun 2024.

” Untuk mempersiapkan PON, kita telah mengajukan proposal pembangunan sarana olah raga seperti pembagunan sport center, lapangan bola, lapangan kuda ” ungkap Abuya Sarkawi.

Orang nomor satu di daerah penghasil kopi Arabika itu menegaskan, pemerintah darah juga sanggat mendukung kemajuan olah raga di daerah ini untuk itu kita mengusulkan sarana dan prasarana yang respentatif dapat di bangun dan dimiliki daerah ini. Terang Abuya Sarkawi. ( Gona)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!