Warga Mesidah Geram Akibat Pengangkutan Kayu Rusak Jalan

REDELONG : Iryansyah warga Kampung Uwer Tingkem Kecamatan Mesidah kecewa dan geram, akses jalan yang merupakan sarana utama masyarakat di daerah tersebut terus menggalami kerusakan. Hal tersebut akibat PT. GSM yang setiap hari mengangkut gelondonggan kayu dengan truk roda 10.
Iryansyah saat dikonfirmasi para awak media mengatakan, selain jalan rusak, debit air terus berkurang lantaran pohon pinus telah ditebangi oleh mereka (PT. GSM).

” Masyarakat disini sudah beberapa kali mendatangi dan menegur, agar jalan ini diperbaiki. Namun mereka tidak mengubris “ujarnya.

Sebagai masyarakat, kami tidak bisa berbuat banyak. Untuk itu kami berharap Pemerintah Aceh mengambil tindakan kalau perlu cabut semua izin mereka kalau mereka tidak mau memperbaiki jalan yang rusak akibat ulah mereka, juga desak mereka melakukan penanaman pohon pinus itu lagi agar hutan disini terjaga kelestariannya. Pintanya.

Lanjutnya, mereka meraup keuntungan yang besar dari usaha mereka. Sementara mereka tidak memenuhi kewajiban mereka, bahkan daerah ini tidak mendapatkan keuntungan dari mereka. Untuk itu untuk apa dibayarkan mereka merusak lingkungan. Ucapnya dengan nada geram.

Setiap keluar mengakut kayu, tidak kurang 8 truk roda 10 dimana setiap truknya membawa puluhan ton. Sementara beban tonase jalan disini tidak sampai dengan muatan mereka akibatnya jalan-jalan menjadi amblas konon lagi yang berlumpur semakin hancur-hancuran. Ujarnya. (Gona )

Komentar Anda
SHARE