Waladan Yoga Aktivis GeRAK Gayo: Kejaksaan Aceh Tengah  Jangan “Tidur”

0

TAKENGON: Aktivis anti korupsi dari lembaga GeRAK Gayo, Waladan. SH berharap pihak kejaksaan Takengon untuk benar-benar bekerja sesuai dengan aturan serta tanpa menerima intervensi dari siapapun, terkait penanganan kasus dugaan korupsi bibit sapi tahun 2016 yang berasal dari dana Otsus, yang saat ini sudah berada di tangan kejaksaan.
Sebut Waladan, selama ini pihak kejaksaan Aceh Tengah terkesan sangat tertutup dalam menangani kasus. Dan menurut dugaan aktivis ini selama dalam rentan waktu lima tahun ini tidak ada satu kasuspun yang selesai.

“Dugaan saya begitu, tidak ada satu kasuspun yang terang benderang ke publik melalui media. Dan saya berharap kasus bibit sapi yang sudah berada di meja kejaksaan bisa selesai dengan baik,” harap Aktivis lepasan Unsyiah itu dengan harapan penanganannya dengan transparan.

Lain itu, harapan Waladan juga seperti harapan masyarakat banyak yang anti korupsi di daerah dingin tersebut. Meminta pihak kejaksaan agar tidak mengantung semua kasus yang hari ini telah dilaporkan oleh salah satu LSM.

“Harapan kita begitu, jangan digantung kasus yang sudah masuk. Mereka harus bekerja menyelesaikan dengan baik. Tentu kalau kasus digantung akan menimbulkan kecurigaan lain dari masyarakat Aceh Tengah,” tegas Waladan, (5/8).

Menurutnya lagi, banyak preseden dalam penanganan kasus kasus dugaan Korupsi memakan waktu yang sangat dan menghabiskan energi, untuk itu kita berharap akselarasi dalam penanganan kasus kasus tidak lambat dalam pengusutannya, kita berharap para penyidik di Kejaksaan tidak berlama-lama dalam penyelidikan dan penyidikan.

Seperti beberapa kasus dugaan korupsi pengadaan bibit sapi, Dugaan SPPD Fiktif kunker DPRK Aceh Tengah dan dugaan korupsi dana Desa, “Kasus kasus ini kan sudah mendapat perhatian publik Aceh Tengah, harusnya dalam penanganan kasus ini perlu segera ditindaklanjuti status kasusnya, sekali lagi kita berharap penanganan kasusnya tidak berlarut-larut,” sebut Waladan.

Kewenangan penyelidikan dan penyidikan merupakan kewenangan diskresi dari aparat penegak hukum, artinya kita berharap tidak ada diskresi yang disalahgunakan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengusut kasus ini itu kewenangan pihak penyidik, tentu sekali kita berharap dugaan kasus kasus Korupsi cepat diungkap. (Putra Gayo)

Komentar Anda
SHARE