Viral Video Bantuan Korban Banjir Bandang Paya Tumpi, Kepala Desa Akan Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

  • Whatsapp
Pasca banjir bandang bantuan mengalir dari berbagai kalangan untuk warga Paya Tumpi Baru. (Foto-dok Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon; Kepala Kampung Paya Tumpi Baru, Kecamatan Kebayakan menyayangkan ada oknum warganya menayangkan video terkait dengan bantuan yang berada di kantor kepala desa, yang diduga belum disalurkan.

Menurut Idrus Saputra sebagai Kepala Kapung bantuan yang direkam dan “ditayangkan” melalui media sosial itu adalah tidak benar. Bantuan itu betul bantuan dari saudara-saudara kita pasca banjir bandang beberapa bulan lalu.

“Yang di videokan itu adalah sisa pembagian pasca banjir bandang. Bantuan itu adalah barang persiapan untuk warga yang benar-benar rumahnya diterjang banjir bandang. Karena rumah belum selesai bantuan ditaruh di kantor kepala desa,” kata Idrus, (1/10).

Barang bantuan Banjir dalam Video Viral adalah barang sisa yang masih tetap kami salurkan. Sebagian barang tersebut kami terima di desa Bulan Juli 2020 lalu. Saat ini penyaluran barang bantuan di fokuskan hanya kepada warga Korban Banjir dengan Kategori Rusak Berat. 

Melihat kondisi itu, Pemerintahan Desa masih terus memberikan perhatian penuh kepada Korban yang kehilangan Rumah ini. Upaya yang masih dapat kami lakukan memberikan bantuan kebutuhan pokok pangan dan sandang.

Barang bantuan yang masih ada di Gudang Kantor Desa Paya Tumpi Baru itu sepenuhnya untuk mereka yang korban Rusak Berat ini, nasib mereka masih perlu perhatian, karena belum dibangun rumahnya.

Terkait dengan pembuatan video yang Viral adalah fitnah, dari yang membuat Video tersebut. Pembuat Video dapat saya buktikan dia bukan Korban Banjir yang sebenarnya. Statusnya hanya korban terdampak genangan banjir biasa. Ada persoalan lain sebenarnya yang melatarbelakangi aksi “siperekam” gudang penyimpanan Barang Bantuan di Kantor Desa bersama emak-emak.

“Dugaan saya ada persoalan lain, sehingga mereka begitu semangat untuk dugaan manjatuhkan saya,” kata Idrus.  

Sampai saat ini atas nama kepala desa dan pribadi telah berencana melakukan upaya hukum. Namun begitu, akan meminta pertanggungjawaban kepada yang bersangkutan dan rekananya yang ikut membantu dan menyebarkan Video Viral tersebut. “Upaya hukum akan kami lakukan, namun karena pertimbangan kami akan meminta pertangungjawaban terlebih dahulu,” ujar Idrus. (KG45)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts