Usul Melalui DAK di Hapus Pusat, Direktur Gusnarwin “Kami Tidak Tinggal Diam, Tetap Mencari Jalan”

  • Whatsapp
Direktur RS. Datu Beru Takengon, dr. Gusnarwin, Sp.B

Kabargayo.com, Takengon; Direktur Rumah Sakit Datu Beru, Gusnarwin mennyikapi dan memberikan hak jawab terkait dengan satu alat vital (ST Scan) yang mengalami kerusakan. Menurut Gusnarwin alat tersebut dibeli tahun 2010 lalu. Dan sudah cukup lama digunakan untuk keperluan medis.

Pihaknya sampai saat ini terus berupaya untuk mengadakan alat tersebut, termasuk dengan memasukan dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat, namun sayangnya upaya yang telah dilakukan “buntu” ditengah jalan alias di coret oleh pusat karena kekeurangan dana karena covid-19.

Read More

“Upaya sudah beberapa kali kita lakukan melalui DAK ke pusat dan lain itu melalui APKB tidak cukup. Namun kami tidak tinggal diam untuk kebutuhan pelayanan warga Takengon,” ungkap Gusnarwin, (6/1).

Disampaikan dokter Bedah itu, harga satu ST Scan senilai Rp 12 miliar lebih. “Itu tadi dari DAK dicoret (pusat) dan kita didaerah terus berupaya untuk mengadakanya,” tutur Gusnarwin yang baru beberapa bulan menduduki jabatan Direktur.

Menurutnya untuk kerusakan sudah beberapa kali dilalukan perbaikan, bahkan sampai ada usul dari Pendor (Penyedia bahan) mengusulkan agar jangan lagi menganti “onderdil” yang ada, karena sudah beberapa kali dilakukan perbaikan dan hasilnya “nihil”. Dan melihat dari umur (2010) alat ST Scan itu sudah habis masa pakai.

“Usul pihak pendor begitu, karena sudah sering dilakukan perbaikan dan masih juga rusak. Lebih baik kita cari jalan untuk beli baru,” kata Gusnarwin menirukan usulan Pendor.

Alat ST Scan mulai rusak parah diawal bulan Juli 2021 lalu. “Sebelumnya rusak kita perbaiki, begitu seterusnya. Namun biaya perbaikan juga sangat mahal,” lanjut Gusnarwin. Selumnya tim kabupaten juga sudah pernah turun melihat dan memastikan alat itu dalam rusak.

Direktur berharap warga bersabar dan pihaknya akan terus berupaya untuk mencari jalan keluar, agar semua bisa selesai dengan baik. (KG45)

  • Whatsapp

Related posts