Usai Dilantik, Shabela Sampaikan Beberapa Point Penting kepada Irwandi

TAKENGON: Usai dilantik, Bupati Aceh Tengah periode 2017-2022 Shabela Abubakar menyampaikan beberapa point penting kepada Gubernur Aceh, drh. H. Irwandi Yusuf, M. Sc. Prosesi pelantikan ini berlangsung di Gedung Olah Seni (GOS), kabupaten setempat. (28/12/2017).

Dihadapan para undangan termasuk dari undangan anggota DPR-RI dan tamu-tamu penting lainnya, Shabela menyampaikan kepada orang nomor satu di Aceh itu, terkait persoalan aset provinsi yang ada di Takengon, seperti; tanah yang ada di Desa Belang Bebangka, kebun kopi milik provinsi di Bius Kecamatan Silihnara.

Poin lainnya yang diminta oleh  Shabela untuk menjadi perhatian Gubernur Aceh adalah terkait infrastruktur di wilayah tengah, karena daerah ini sentral produksi pertanian.

Begitu juga di bidang kesehatan, Shabela menyampaikan ke Irwandi” Terutama kelanjutan dan percepatan pembangunan rumah sakit regional di Pegasing dan pasilitas pendukungnya, demi pelayanan kesehatan yang merata” kata Shabela.

Lain itu,  selain terkait persoalan lapangan pekerjaan, Shabela meminta dukungan pemerintah Provinsi dalam pembangunan infrastruktur dalam mendukung pariwisata di Aceh Tengah, begitu dengan kopi gayo, di tengah kondisi menurunnya produktifitas kopi arabika Gayo, Shabela mengharapkan pihak provinsi untuk ikut merangsang pengembangan kopi arabika Gayo.

Dalam kesempatan Shabela menyatakan pemerintahan ke depan akan berkomitmen untuk membangun pabrik getah pinus dan juga pabrik pengolahan tebu “ Pelantikan ini adalah titik awal kami dalam membangun Aceh Tengah, amanah yang diberikan oleh rakyat Aceh Tengah merupakan beban yang berada di pundak kami, kami akan berusaha  semaksimal mungkin bekerja untuk kemakmuran masyarakat”ujarnya.

“Alam kita sangat mendukung untuk kita bangkit membangun dari segala sisi, untuk itu mari kita saling membahu untuk menciptakan Aceh Tengah yang maju, Alan tolong beret berbantu” ucap Shabela, seraya menambahkan pemerintahannya akan siap bersinergi dengan program pemerintah Aceh. ( Arsadi Laksamana)

SHARE