Untuk Kesiapan Ruang Isolasi, Ini yang Dipersiapkan Aceh Tengah

  • Whatsapp
Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar didampingi Dandim Aceh Tengah, Letkol Inf Valyan Tatyunis dan Kapolres Aceh Tengah AKBP Nono Suryanto, S. IK dalam konferensi pers bersama awak media, Jumat, (27/3/2020)

Kabargayo.com, Takengon: Sebagaimana diketahui, sejak tanggal 16 Maret 2020 yang lalu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah  telah menetapkan Status Siaga terhadap penyebaran virus corona di kabupaten ini.

Bupati Aceh Tengah mengemukakan bahwa, sejauh ini telah banyak dilakukan langkah-langkah penanganan untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 di Kabupaten Aceh Tengah. Dan alhamdulillah sampai dengan hari ini belum ditemukan adanya “suspect” yang diduga positif terpapar virus SARS-Cov 2 di daerah penghasil kopi arabica terbaik tersebut.

Read More

Hal tersebut ia sampaikan dalam Konferensi Pers di Media Center Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Tengah, Jum’at (27/03/2020).  

Lebih lanjut Shabela menyampaikan bahwa untuk penanganan PDP, RSUD Datu Beru Takengon telah ditunjuk sebagai Rumah Sakit Rujukan untuk menangani pasien terduga dan positif terpapar virus corona. Namun ruang perawatannya akan dilakukan pada Rumah Sakit Rujukan di Belang Bebangka Pegasing.

“Setelah Plt. Gubernur Aceh menunjuk RSUD Datu Beru Takengon sebagai rumah sakit rujukan untuk menangani pasien terduga dan positif terpapar virus corona, kita telah menyiapkan 17 ruangan rawat (ruang isolasi) pada rintisan Rumah Sakit Rujukan di Belang Bebangka. Nantinya, semua pelayanan kesehatan terkait penanganan dampak virus corona ini, akan dilakukan di tempat tersebut”, urainya.

“Kami juga telah memberikan instruksi kepada Direktur RSUD Datu Beru Takengon untuk membuat ruang rawat tersebut dan harus siap dalam 1 (satu) bulan ini”, tambahnya.

“Dari sisi anggaran, kami telah melakukan pergeseran anggaran kegiatan yang belum mendesak dan bukan prioritas. Pergeseran anggaran ini nantinya akan dipergunakan untuk mendukung penanganan Covid-19 di daerah ini seperti pengadaan APD, operasional Tim Gugus Tugas, dana kesiap siagaan tanggap darurat termasuk untuk menambah insentif bagi tenaga medis yang berhadapan langsung dengan pasien terduga terpapar virus corona” Pungkasnya.

Saat ini ada 3 (tiga) Posko yang dapat dihubungi oleh masyarakat, diantaranya :

1. Sekretariat; Tim Gugus Tugas Kabupaten Aceh Tengah dibuka setiap saat atau 1×24 jam. Jadi masyarakat dapat melakukan pelaporan maupun penyampaian informasi kapan saja, pada Sekretariat Tim yang beralamat di Gedung Opr. Room Setdakab. Aceh Tengah.,

2. Pos Pengaduan; masyarakat dapat menghubungi Jalur Hotline pada Nomor 119 atau Telepon Nomor 0643-262720 dan 082217431119.

3. Pos Pantau; masyarakat dapat melaporkan pada Tim Gugus Tugas melalui pos pemantauan yang terdapat di 4 (empat) lokasi perbatasan, masing-masing pada Simpang Simpil Kecamatan Linge, Pondok Balek Kecamatan Ketol, Paya Kolak Kecamatan Celala dan Bukit Sama Kecamatan Kebayakan.(REL)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.

Related posts