Uang Rp 116 Juta Gaji Anggota PPS Ketol Gagal Raib di Gondol OTK

0

Uang gaji anggota PPS Kecamatan Ketol nyaris raib di gondol oleh OTK kronologis tersebut terekam dalam kamera CCTV yang memang terpasang di seputaran area TKP.

 

 TAKENGON-   Aksi yang tergolong nekat di lakukan oleh OTK (Orang Tak di Kenal), dalam komplek Kantor KIP (Komisi Independen Pemilihan) Kabupaten Aceh Tengah. Dalam aksi tersebut di ketahui terduga OTK berjumlah 2 orang, sengaja melakukan upaya pencurian di dalam area Kantor KIP, pada hari senin 13/3/2017 sekitar jam 11:00 siang.

 

Menurut keterangan Juarsih, selaku anggota Komisioner Nota Dinas KIP Aceh Tengah yang di minta keterangan oleh wartawa,  menjelaskan bagaimana kronologis terjadinya aksi nekat yang di lakukan oleh OTK. Dalam aksinya kedua OTK melakukan tindakan upaya pencurian, dengan cara memecah kaca mobil korban yang bernama Marzuki selaku ketua PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Kabupaten Aceh Tengah.

 

Juarsih mengatakan bahwa “Kejadian kemarin itu sekitar jam 11 lewat, persisnya ada di CCTV”, demikian ungkap Juarsih mengatakan bagaimana awal mula kejadian . Menurut Juarsih Ketua PPS Ketol Marzuki datang ke kantor KIP, guna mengantarkan berkas yang harus di isi oleh oleh pihak PPS Ketol. Selang 15 menit di dalam ruangan, Marzuki di panggil oleh Kifli salah seorang staff KIP. Kifli menanyakan mobil jenis Phanter milik siapa, karena ada angota Polisi mau lewat (Mobil tersebut menghalangi jalan), Marzuki yang menjawab bahwa mobil tersebut miliknya, bergegas untuk memindahkan mobilnya, namun saat sampai di lokasi Marzuki baru mengetahui, bahwa kaca pintu samping kiri, kabin belakang mobil miliknya sudah pecah. 


Sebelum insiden tersebut terjadi, menurut Juarsih diketahui bahwa Marzuki beserta dua orang temanya anggota PPS, Mahyar dan Budi, melakukan penarikan uang dari BRI sebesar Rp 116 juta, “kita belum ketahui apakah mereka sengaja diikuti, karena sebelumnya mereka berhenti dulu di Uning, baru kemudian lanjut kemari dan sekitar 15 menit disini, kemudian Marzuki di panggil dan di ketahui kaca mobil sudah pecah”kata Juarsih.


Juarsih juga menambahkan aksi pencurian diketahui setelah melihat rekaman dari CCTV, dalam rekaman tersebut terlihat 2 OTK yang mengendarai sepeda motor dan masuk dari gerbang kanan kantor KIP, langsung menuju parkir ke belakang gedung. Juarsih mengatakan bahwa aksi mereka terlihat santai, kedua OTK berpencar dan salah satunya menunggu di sepeda motor. Salah seorang OTK dalam rekaman CCTV, terlihat beberapa kali mengitari mobil korban sembari mengetok-ngetok kaca pintu mobil, kemudian aksi berikutnya memecahkan kaca dari sisi sebelah kiri pintu. 


Beruntung aksi kedua OTK yang diduga hendak melakukan upaya pencurian, berakhir gagal karena uang sebanyak Rp 116 juta yang di bawa oleh Marzuki dan kedua anggota PPS, untuk membayar gaji anggota selama dua bulan, sudah ikut di bawa masuk ke dalam kantor KIP oleh Marzuki. juarsih menerangkan bahwa kejadian tersebut sudah di tangani oleh pihak Polisi, rekaman CCTV juga sudah di periksa oleh pihak keamanan, guna penyelidikan lebih lanjut. Demikian yang di jelaskan oleh Juarsih.  


Sementara di tempat terpisah, AKBP. Eko Wahyudi S,IK. selaku Kapolres Aceh Tengah yang di hubungi via seluler oleh wartawan, dalam pernyataanya Kapolres mengatakan bahwa kasus tersebut sedang dalam proses pengembangan oleh pihaknya. (ErwinSp)

Komentar Anda
SHARE