TKIT Az-zahra Takengon Warna Baru Pendidikan Anak di Aceh Tengah

TAKENGON: Angkatan ke-VII Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak-kanak Islam Terpadu (PAUD/TKIT) Az-Zahra Takengon Aceh Tengah tahun ajaran 2018-2019 berpisah dengan dewan guru. Perpisahan sekaligus pagelaran seni itu diikuti sebanyak 150 peserta didik dari TK kelas A dan TK Kelas B.

“Perpisahan ini diselenggarakan setiap tahunya, kegiatan perpisahan dirangkai dengan beberapa persembahan kreatifitas seni dari murid TKIT Az-zahra seperti, Asmaul Husna, Tahaji (Taud), gerakd dan lagu dunia sementara, Didong, Tari Teganing, Cing I, Be Curious, Vocal Group dan beberapa persembahan lainya,” kata Ketua Panitia Kegiatan Bastiana.S.Pd didepan seluruh peserta didik dan seluruh wali murid yang hadir, Minggu (16/06/2019) di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon.

Sementara itu pendiri sekaligus Ketua Yayasan Arziqi Zumara Ida Nusraini M.Ed mengucapkan terimakasih kepada seluruh dewan guru yang telah berkontribusi dalam dunia pendidikan terkhusus di TKIT Az-zahra Takengon.

“Dengan tantangan saat ini kita lihat bersama pergaulan remaja yang komplit bagai tak ada titik nyaman, begitupun situasi politik saat ini kita lihat semakin bergejolak. Untuk itu kami ingin memberikan solusi dalam dunia pendidikan bagi anak-anak di Aceh Tengah sehingga mampu menjaga serta berkontribusi dijalan Allah. Mohon kerjasama bapak dan ibu,” Tegas Ida Nusraini.

Meskipun fasilitas maih minin jelas wanita yang kerap disapa Ida itu, pihaknya tetap berkomitmen memberikan pencerdasan bagi anak-anak di Negri penghasil Kopi Arabika itu. “Meski saat ini fasilitas sangat jauh berbeda dengan sekolah lainya di Aceh Tengah hal itu tidak menyurutkan semangat kami untuk tetap berkontribusi di dunia pendidikan. Kami tetap setia menunggu anak-anak dari bapak dan ibu semuanya,” kata Ida.

Untuk diketahui, TKIT Az-zahra berhasil memberikan warna baru bagi pendidikan anak usia dini di Kabupaten Aceh Tengah. bahkan TK tersebut telah menjadi rujukan bagi pendidikan serupa di Kabupaten berhawa sejuk itu.

Ida Nusraini berhasil menerapkan pola pendidikan anak usia dini usai lawatan ke Negeri Sakura Jepang beberapa tahun lalu. Lawatanya itulah yang ia kembangkan di Aceh Tengah. mewujudkan lembaga pendidikan usia dini yang dapat menanamkan karakter/akhlak mulia sejak dini.

“Setiap anak bisa menjadi generasi yang lebih baik dimasa yang akan datang. Unggul bukan hanya dilihat dari prestasi akademik. Namun, ungul adalah anak yang memiliki ahlak mulia seperti yang diicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW,” Papar wanita kelahiran Simpang Tiga 11 Juli 1977 itu. (Karmiadi)

Harap berkomentar dengan sopan dan tidak menyinggung SARA, Kami tidak bertanggung jawab dengan komentar anda!