Tkg H Ali Djadun, Ulama yang Mendedikasikan Hidupnya Untuk Pendidikan di Aceh Tengah

0

TAKENGON-Ulama karismatik di Aceh Tengah, Tkg H Ali Djadun, yang menghembuskan napas terakhir pada pukul 08-57 WIB Senin (1/8/2016) di kediamannya Pasar Pagi Takengon, dan telah dikebumikan di desa Gunung Bukit Teririt, Bener Meriah, Senin(1/8/2016).

Almarhum merupakan salah seorang ulama yang berpengaruh di daerah Gayo dan sangat familiar di masyarakat. Tutup usia 91 tahun, sosok ini merupakan pelopor berdirinya organisasi Muhammadiyah di dataran tinggi Gayo pada tahun 1966, ia juga merupakan salah seorang pendiri Sekolah Menengah Atas (SMA) pertama di Gayo pada era 80-an.

Bukan itu saja, Almarhum juga tercatat mendedikasikan hidupnya di bidang pendidikan. Ia mengabdikan diri sebagai pendidik hampir selama 50 tahun.  Ia lahir di Kampung Belang Tampu, Gunung Teririt pada 1929  yang saat ini masuk dalam wilayah kabupaten Bener Meriah, namanya kecilnya adalah Ali Basa. Ia merupakan anak ke 6 dari 8 bersaudara.

Setelah menamatkan sekolahnya di Padang Panjang, Sumatera Barat pada. 1944 ia kembali ke Aceh Tengah dan menjadi seorang guru, pada Mei 1964 ia dilantik sebagai Kepala Sementara Kantor Pendidikan Dista Aceh, lalu sepanjang karirnya, ia pernah tercatat menduduki jabatan penting diantaranya, Penilik Agama Kabupaten Aceh Tengah, Pejabat Sementara Kepala Kantor Kabupaten Aceh Tengah dan Kepala Perwakilan Departemen Agama Provinsi Aceh selama 4 tahun.

Tokoh Gayo ini, juga pernah menjadi ketua DPRK Aceh Tengah pada 1968, saat itu ia dikenal fokus pada upaya pengembangan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan, 1999 ia menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama (MUI) Aceh Tengah. Pada saat Bupati Aceh Tengah dijabat oleh M Jamil, ia menerima gelar “Orang Tua Kita” dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah.(Wien Pengembara)

Komentar Anda
SHARE