Tiga Anggota DPRK Aceh Tengah Maju di Pilkada 2017

0
Muchsin Hasan, MSP (Photo:Lintasgayo.co)

TAKENGON – Enam pasangan calon bupati di Aceh Tengah, sudah ditetapkan juga sudah mengambil nomor urut yang dilakukan oleh Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tengah, beberapa hari yang lalu. Dari enam pasangan, tiga diantaranya dari lembaga terhormat Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Tengah (DPRK), antara lain; Muchsin Hasan, MSP, Anda Suhada MM Tamy serta Zulfikar, AB.

Muchsin Hasan yang berpasangan dengan Drs. Taufik, MM, begitu juga Anda Suhada MM Tamy berpasangan dengan Alamsyah Mahmud Gayo  juga Zulfikar, AB berpasangan dengan Drs. Khairul Asmara.

Anda Suhada MM Tamy (Photo: Lintas Nasional)

Sebagaimana keharusan menurut aturan dalam mengiluti pemilukada, ketiga nama yang maju dari lembaga Legeslatif, mereka bertiga diharuskan membuat surat pengunduran diri dari partai serta kelembaga terhormat DPRK.

Sekwan DPRK Aceh Tengah, Tawar, SE, MM kepada Wartawan mengatakan, ketiganya telah melayangkan surat pengunduran diri dalam beberapa hari ini yang ditandatangani oleh yang bersangkutan, selain itu surat pengunduran diri dari partai masing-masing.

“Ya kami selaku Sekwan sudah menerima surat pengunduran diri ketiganya, dan akan kami proses sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Tawar, (27/10). 

Lain itu, menurut Tawar yang didampingi Kabag Hukum DPRK, Win Akbar, SH, bagi anggota DPRK yang maju sebagai calon bupati di pemilukada tahun 2017 nanti, tentang pemberhentian sebagai anggota, dewan paling lambat enam puluh hari sejak ditetapkan sebagai calon.

“Dalam peraturan komisi pemiluhan umum republik indonesia nomor 9 tahun 2016 tentang perubahan ketiga atas peraturan komisi pemiluhan umum nomor 9 tahun 2015 tentang pencalonan pemilihan bupati dan wakil bupati serta gubernur, disebut begitu,” kata Win Akbar sambil membacakan salinan.  

Zulfikar AB (Photo:Leuserantara.com)

Marwansyah Ketua KIP Aceh Tengah dalam surat edaranya kepada ketiga anggota DPRK menghimbau agar kepada calon bupati yangb berasal dari lembaga DPRK (Anggota DPRK-red) agar menyerahkan surat selambat-lambatnya lima hari setelah ditetapkan sebagai calon bupati. “Selambat-lambatnya tanggal 29 oktober sudah kami terima,” tulis Marwansyah dalam surat himbauanya.
Terkait dengan pemberhentian seperti yang dimaksudkan oleh Kabag Hukum Sekwan, Win Akbar, Ketua KIP Aceh Tengah menjelaskan pemberhentian total anggota DPRK Aceh Tengah yang ikut sebagai calon, setelah ada surat resmi dari Gubernur tertanggal 25 Desember 2016. 

“Surat pemberhentian sebagai anggota DPRK Aceh Tengah yang ikut pemilukada paling lambat kami terima 25 Desember 2016, surat itu dari pejabat berwenang dari gubernur Aceh,” terang Marwansyah sambil melanjutkan, mereka “finis” secara resmi setelah ada surat dari gubernur.

Dalam satu kesempatan, ketiga nama yang ikut pemilukada dari lembaga Legeslatif mengatakan, mereka sudah siap mengikuti “pertarungan” sehat dalam pemilukada nanti, apapun hasil akhirnya. “Kami sudah siap menang dan kalah,” kata Muchsin Hasan diamini oleh Anda Suhada serta Zulfikar (Putra Gayo)

Komentar Anda
SHARE