Tgk Sarkawi, Jangan Jadikan Dana Desa Menjadi Dana Dosa

REDELONG : Wakil Bupati Bener Meriah Tgk H Sarkawi menghimbau kepada seluruh pendamping desa untuk bekerja secara profesional, hal tersebut disampaiakanya dalam arahannya menghadiri Rapat Koordinasi ( Rakor) Bulanan Pendamping Desa Se-kabupaten Bener Meriah Kamis ( 22/2/2018) di Aula Kantor MPU Bener Meriah.

Terkait dana Desa persoalannya sangat konfelit, karena mengelola uang besar, melibatkan banyak orang dan berhubungan langsung dengan masyarakat banyak. Oleh karena itu para pendamping harus menyepakati bertugas secara profesional. Terang Tgk H Sarkawi.

Tgk. Sarkawi juga mengatakan, jangan sampai dana Desa menjadi dana dosa. Untuk itu dalam mengawal harus sesuai koridor dengan menempatkan diri secara profesional.

” Pendamping jangan menjadi bagian dari probelem dan menjadi masalah dengan membenarkan atas penyimpangan “. Pinta Abuya Sarkawi.

Sementara itu Drh. Sofiyan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung ( DPMK) menyebutkan, keberadaan pendamping desa tersebar diseluruh wilayah itu dimulai sejak tahun 2016, sementara anggaran dana desa dikucurkan mulai tahun 2015. Dan sampai tahun 2018 untuk Kabupaten Bener Meriah telah digelontorkan ajaran kurang lebih 500 milyar. Sebutnya.

Lanjutnya, dana Desa adalah merupakan salah satu program strategis Presiden Joko Widodo ( Jokowi) dari 9 program prioritasnya. Ujar Drh Sofiyan.

Tambahnya, dana desa digunakan untuk membangun desa dengan perencanaan dan musyawarah yang perlukan desa. Selain itu tujuan dana desa adalah untuk pemberdayaan masyarakat dengan menurunkan angka kemiskinan. Paparnya.

” Dengan dana desa diharapkan masyarakat dapat lebih aejahtera, dan memberikan lapangan pekerjaan pada masyarakat. Karena prigram dana desa adalah program padat karya ” tutur Kepala Dinas DPMK.

Sebelumnya Iwan Sentosa koordinator Pendamping desa mengatakan, pertemyan hari ini adalah merupakan Rakor Bulanan pendamping Desa Se-kabupaten Bener Meriah.

Dia juga menyebutkan, pendamping desa se Kabupaten Bener Meriah keseluruhan sebanyak 96 orang, namun pada hari ini ada beberapa pendamping yang tidak dapat hadir karena ada Muserenbang Kecamatan dan musrembang desa. Sebutnya (Gona)

SHARE