Tertibkan Warga Pelanggar Prokes, Satpol PP Setor Rp.1 Juta ke Kas Daerah

  • Whatsapp
Pelanggar prokes menandatangani administrasi di tempat. (Foto-Kabargayo)

Kabargayo.com, Takengon; Tim gabungan terus melakukan penertiban dan mengingatkan masyarakat bahwa prokes sangat perlu untuk ditaati saat ini. Tidak ada cara lain untuk menghindari wabah corona, selain mengenakan Masker, Mencuci tangan serta menjauhi kerumunan.

Karena itupula tim gabungan dari Satpol PP, Kepolisian, Dinas Kesehatan serta Polisi Meliter terus menertibkan warung, cafe serta para pelanggan. Seperti yang dilakukan Juma`at, 23 Oktober 2020. Ada satu Cafe di jalan Senggeda terpaksa diminta untuk ditutup sementara karena melanggar aturan atau prokes terhadap covid-19.

Selain tutup juga dikenakan tenda administratif, harus membayar senilai, Rp100 ribu dan tututp selama dua hari kedepan. “Bila tetap buka dan melanggar prokes akan kita cabut ijin usaha,” kata Syahrial tegas.

Tidak hanya cafe yang ditindak tim gabungan. Ada 10 warga yang melanggar tidak memakai masker, langsung membayar denda ditempat. Para pelanggar di tindak sesuai dengan peraturan Bupati Aceh Tengah, nomor 52 tahun 2020 tentang Peningkatan Penanganan Corona Virus Disease 2019.

Tim gabunggan berfoto bersama setelah menjalankan tugas menertibkan para pelanggar Prokes. (Foto-Kabargayo)

“Sepuluh pelanggar membayar ditempat senilai Rp.100 ribu. Semua berjumlah Rp.1 juta dan uang itu akan disetoor ke rekening kas daerah nantinya,” ungkap Kasatpol PP Syahrial Afri, (23/10). Menurut Syahrial kegiatan ini sangat ampuh untuk menertibkkan masyarakat dan pedagang yang masih cuek akan protokol kesehatan. “Ini kita lakukan untuk menekan grafik kasus positif covid-19 di wilayah Aceh Tengah secara umum,” ucap Syahrial. (KG45)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts