Terminal Terpadu Bener Meriah Belum Maksimal Berfungsi

0

image

REDELONG-Terminal terpadu. Kabupaten Bener Meriah yang mulai di
bangun dari tahun 2008 oleh BRR dari sumber anggaran Otsus, merupakan
pembangunan lanjutan dimana pembangunan terminal tersebut dilanjutkan pada tahun 2011-2012 hingga tahun 2013 yang menelan anggaran miliaran rupiah namun sampai saat ini belum juga maksimal.

Kasi Lalu Lintas Dinas perhubungan Bener Meriah Lukman Hakim saat di
konfirmasi Kabargayo ( 27/6 ) di ruang kerja Sekertaris Dinas Perhubungan mengatakan, persoalan yang terjadi pada saat ini karena Bus yang beroperasi yang mau masuk ke terminal tersebut masih minim dan
kurang berminat “kami sudah sering menyampaikan agar bus antar provinsi dan kabupaten masuk keterminal, namun karena pembangunan jalan belum rampung dan masih sepinya masyarakat yang berdomisili di seputaran terminal tersebut para pengusaha angkutan belum berminat masuk ke terminal tersebut”ujar Lukman Hakim.

“Kita juga memaklumi alasan mereka, karena dengan kondisi sekarang ini
tentunya penghasilan pengusaha bus sangat rendah, bahkan bisa saja tidak
mendapatkan sama sekali. Akan tetapi kita akan terus mengupayakan agar
terminal bus Kabupaten Bener Meriah tersebut berfungsi secara
maksimal”kata lukman.

Sementara itu di tempat terpisah Ketua Organda Kabupaten Bener Meriah
M. Arif pada Kabargayo ( 28/6 ) saat di temui du seputaran komplek  perkantoran dinas Kesehatan menjelaskan, banyak pertimbangan para pengusaha angkutan yang masih belum berminat masuk terminal tersebut ” faktor jalan yang paling sangat di pertimbangkan karena kita bukan hanya mengakut orang tetapi juga mengankut barang yang sangat beresiko pada keselamatan” Jelas M Arif.

” Dari segi bisnis juga sejauh ini belum meyakinkan untuk mendapatkan
pendapatan para pengusaha angkutan karena masih sepinya masyarakat
yang tinggal di situ “ujarnya lagi.

“Kami menilai sejauh ini Pemeritah Daerah kurang serius memaksimalkaan fungsi terminal tersebut, dan yang paling kita sayangkan Kabupaten Bener Meriah ini minim trayek, seharusnya itu yang perlu di perhatikan. Pemerintah, karena kami yakin kalau trayek tersebut di bangun akan menjadi salah satu penghasil PAD di Kabupaten Bener Meriah ini”Jelas M. Arif lagi.

Ia juga mengatakan pihaknya mengharapkan nantinya bila terminal tersebut sudah memiliki fasilitas dan jalan yang layak, pemerintah harus membuat Qanun atau Perbub yang mengatur ketertipan Bus,” Yang intinya bus PMTOH, Sanura dan sejenisnya jangan lagi berangkat dari pondok baru karena terminal kabupaten itu berada disini” Tegas M.Arif ( gona )

Komentar Anda
SHARE