Polemik Dugaan Bakso Daging Babi, Anggota DPRK Aceh Tengah Angkat Bicara

0
Hamzah Tun, Anggota DPRK Aceh Tengah

TAKENGON-    Terkait polemik bakso yang mengandung daging babi di Aceh Tengah yang mencuat dan menjadi perbincangan hangat, Hamzah Tun, anggota DPR Aceh Tengah angkat bicara.

Hamzah Tun yang di temui wartawan di ruang komisi A DPR Kabupaten Aceh Tengah, Senin 27/2/2017 dalam keterangan perss kepada media, menegaskan bahwa isu daging Babi telah mengakibatkan dampak kerugian terhadap masyarakat yang memang menggantungkan usaha keseharianya berdagang bakso.

“Bukan hanya H. Ahmad Sarkawi saja yang di rugikan, tetapi atas nama masyarakat”ujarnya. seraya menambahkan di Aceh Tengah sendiri terdapat sekitar 1000 orang di Kabupaten Aceh Tengah yang menjalankan usaha sebagai pedagang bakso.

Hamzah Tun mengatakan  sejauh ia masih menanyakan hasil yang dikeluarkan oleh Balai Veteriner Medan terkait dengan pengilingan Bakso yang mengandung B2. “Kami masih meragukan hasil yang dikeluarkan oleh Balai Veteriner Medan. Yang kami pertanyakan sekarang apakah begitu gampang mengambil sample daging tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dari si pemilik usaha (Ahmad Sarkawi-red),disini ada kejanggalan”ujarnya.

Hamzah Tun  berharap  pihak dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Aceh Tengah, agar segera menyampaikan sampel  hasil uji Laboratorium kedua dari Balai Veteriner Medan  ke pihak DPRK Aceh Tengah” Seharusnya, pihak lab menyampaikan kepada kita, namun sudah hampir sebulan kita tidak terima” katanya.

Hamzah juga berharap untuk upaya terbaik dalam penyelesaian permasalahan tersebut, ia juga menilai bahwa perundingan atau mediasi antar kedua belah pihak, yakni H. Ahmad Sarkawi dan Dinas Pertanian dan Peternakan Aceh Tengah, adalah solusi terbaik dalam menyikapi permasalahan tersebut. Demikian Hamzah Tun. (ErwinSP)

Komentar Anda
SHARE