Terkait Mutasi di RSUD Muyang Kute, Kadis Sosial Sarankan Perbaiki SPPT

0
Kepala Dinas Sosial Bener Meriah, Sayutiman, SE MM

REDELONG : Dampak dari aksi mogok kerja dokter medis dan staf di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muyang Kute Kabupaten Bener Meriah, selain Direktur RSUD Muyang Kute dr Elisa Lisikmiko dimutasikan, pejabat lainya yang dimutasikan adalah Sabaruddin SKM, Pj Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Muyang Kute.

Namun ada yang aneh dengan surat perintah pelaksana tugas dengan nomor peg : 800/78/2017 yang ditanda tangani Pelaksana tugas Bupati Bener Meriah Drs Rusli M Saleh. Pasalnya dalam dalam SPPT tersebut disebutkan terhitung mulai tanggal 3 Maret 2017 disamping jabatannya sebagai Pj bidang pelayanan Keperawatan juga sebagai Pelaksana tugas Pj Kepala bidang pemberdayaan sosial  pada dinas sosial. Dengan kejanggalan surat tersebut Kepala Dinas Sosial Sayutiman, SE MM menyarankan kepada bersangkutan untuk segera memperbaiki SK tersebut.

Bukan saja SPPT yang diterima Sabaruddin, SPPT yang janggal, namun SPPT yang diterima dr. Elisa Lisikmiko juga terdapat kejanggalan karena memakai bahasa “disamping”

Saat dikonfirmasi beberapa awak media Rabu (8/3/2017) Kepala Dinas Sosial Sayutiman, SE MM diruang kerjanya mengatakan “Benar kemarin saudara Sabaruddin datang kemari dengan membawa Surat Perintah Pelaksana Tugas ( SPPT) namun setelah saya cermati ada yang salah dengan bunyi dalam surat tersebut dan saya mengatakan pada yang bersangkutan untuk memperbaikinya” Kata Sayutiman.

” Saat saya cermati surat tugas tersebut itu salah, dimana dalam surat tersebut ada bahasa “disamping jabatan sebagai Pj Kepala bidang pelayanan Keperawatan pada RSUD juga sebagai Pelaksana tugas Pj Kepala bidang pemberdayaan sosial ” ungkap Sayutiman.

Sayutiman menambahkan, seharusnya dia di nonaktifkan dahulu dari jabatannya sebelumnya. Karena kalau seperti itu dia kan juga harus menerima tunjangan dari instansi sebelumnya dan sementara diposisi yang ditempatkan dia sekarang masing ada orangnya.

“Terkait masalah itu sebenarnya saya selaku kepala dinas sosial tidak mempersoalkannya namun karena menyakitkan daerah ini terlebih saya juga pernah menjabat membidangi kepegawaian tidak mungkin membiarkan hal-hal yang menurut saya itu salah”Ujar Sayutiman.

Sementara itu saat dikonfirmasi via ponsel, Erlian, sekertaris Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan ( BKPP)  Bener Meriah mengatakan terkait SPPT tersebut  pihaknya akan melakukan perbaikikan “Saat ini kami sedang meralatnya ( Memperbaiki) sekarang ini dan itu terjadi salah pengetikan”. Sebut Erlian. ( Gona)

Komentar Anda
SHARE