Terkait Dugaan Korupsi Dana Desa Bupati  Akan Panggil Reje Kampung dan Inspektorat

0

REDELONG : Menanggapi tuntutan Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) Sejati, terkait dugaan Indikasi korupsi anggaran dana desa oleh oknum beberapa  Reje Kampung Bupati Bener Meriah Ahmadi, SE tegaskan akan segera menyelesaikannya. Hal tersebut disampaikannya Selasa (1//8/2017) di ruang offrom DPRK Bener Meriah.
Dihadapan perwakilan LSM Sejati Ahmadi menegaskan, akan segera memanggil Reje Kampung yang dilaporkan dan Inspektorat secepatnya guna untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut.

“Saya ingin pastikan aksi LSM Sejati murni tanpa ada yang menunggangi. Tapi kalau sempat saya tahu ada yang menunggangi untuk kepentingan segelintiran orang saya akan sikat, kata Ahmadi.

” Siapapun yang mengkritik tanpa memberikan solusi dengan tujuan mengganggu stabilitas pemerintahan, akan saya sikat siapapun dia “tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Bener Meriah itu meminta kepada LSM Sejati untuk menyerahkan hasil investigasi mereka kepada dirinya” Agar kami dapat Menindaklanjuti temuan dugaan “Korupsi” Reje Kampung”. kata Ahmadi.

Secara lisan lanjut Ahmadi, dirinya  sempat mendengar persoalan tersebut seperti dikampung Pulo Intan pada saat kampanye dulu, ujarnya.

Sebelumnya ratusan massa yang yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Sejati dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, gelar aksi demo di kantor DPRK Bener Meriah, mereka meminta anggota dewan untuk mengusut dana desa anggaran 2015/2016 di Bener Meriah yang mereka nilai telah diselewengkan. Selasa (1/8/2016).

Salah satu tuntutan mereka adalah meminta DPRK Bener Meriah untuk membentuk Pansus terhadap dana desa di Bener Meriah.

“Kami meminta Dewan Bener Meriah untuk segera membentuk Pansus untuk mengusut tentang penyelewengan dana desa dibeberapa desa di Bener Meriah dan kami juga meminta segera usut kasus korupsi di Bener Meriah”ujar Korlap aksi, Khaidir Putra.

Setelah menyampaikan orasi di depan kantor DPRK Bener Meriah, perwakilan massa kemudian menggelar pertemuan dengan beberapa anggota DPRK Bener Meriah, yakni Ketua DPRK Bener Meriah Guntarayadi dan anggota dewan lainnya yaitu Salbinari, Zetmen, Sufri, Ismail, Satriayanto, Mahmudi, Rahmah dan Zawahir Syah Putra serta perwakilan dari Polres Bener Meriah serta juga dihadiri oleh Bupati Bener Meriah, Ahmadi.

Di depan anggota Dewan Perwakilan Rakyat, 10 perwakilan massa menunjukkan kecurigaan penyimpangan dana desa di Kampung Pulo Intan, Kecamatan Pintu Waktu Gayo, Kampung Simpang Utama Kecamatan Bandar dan Kampung Baru 76 Kecamatan Timang Gajah (Gona)

Komentar Anda
SHARE