Terjaring Razia, 11 Gepeng dan Bendera “Bulan Bintang” Diamankan Satpol PP-WH Aceh Tengah

0

TAKENGON: Satpol PP-WH di wilayah Aceh Tengah “amankan” 11 orang gelandangan dan pengemis (gepeng) yang terjaring razia.  Para gepeng ini berasal dari kabupaten ; Biruen, Aceh Utara serta Aceh Timur.  Satu diantaranya ditemukan menyimpan bendera “bulan bintang” berukuran 80×40 cm di dalam tas ransel.Senin (17/4/2017).

Kabid Penegak Peraturan Perundang-Undangan dan Syariat Islam Satpol PP-WH Aceh Tengah, Anwar kepada media  mengatakan para gepeng terjaring razia oleh petugas di salah satu penginapan di Takengon.

“Mereka yang terjaring razia ada yang satu keluarga, terdiri dari mertua dan menantu (Pasutri). Namun ada juga perseorangan yang mengaku dari yayasan atau dayah,” kata Anwar, Selasa (18/04/17) di Kantor Satpol PP-WH.

Anwar menyebutkan menurut keterangan salah seorang yang terjaring razia, ada yang ditarget oleh pengelola beberapa dayah untuk  menyetor uang senilai Rp1.000.000 setiap minggunya. Hasil dari sumbangan masyarakat kepada mereka kemudian dibagi dengan pihak yayasan atau dayah yang mengeluarkan izin.

“Berbagai cara dilakukan mereka untuk mencari sumbangan, malah ada yang mempunyai surat izin sumbangan dan dayahnya fiktif”jelas Anwar.

Ia menambahkan dari hasil penelusuran pihaknya, para gepeng ini terorganisir “Ada 60 orang yang sengaja diperkerjakan untuk mencari sumbangan dengan dalih untuk membangun dayah,” ungkap Anwar.

Sementara itu, nama-nama gepeng yang terjaring razia tersebut adalah  Ir, Mr, Jb, Hn tercatat sebagai warga Aceh Timur. Kemudian, Mzb, My serta Dy (sekeluarga) asal Aceh Utara. Selanjutnya, Ma, Fah, Myb juga warga Aceh Utara dan Ibh warga Biruen.

“Sesuai qanun No. 13 tahun 2008 usai dilakukan pendataan, mereka akan diserahkan ke dinas sosial, untuk untuk temuan bendera bulan bintang, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Polres Aceh Tengah” jelas Anwar.

Ditemukan Bendera “Bulan Bintang”

Salah satu gepeng yang terjaring razia, di dalam tasnya ditemukan selembar bendera “bulan bintang”.  Anwar mengatakan Gepeng tersebut adalah  berisial IR (17) yang mengaku warga Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur , ia mengaku membawa bendera tersebut hanya untuk disimpan saja.

Ir, (17) menunjukan bendera “Bulan Bintang” kepada petugas Satpol PP-WH Aceh Tengah setelah terjaring razia, Senin (7/4/2016). Photo: Leuserantara.com

Pada saat dirazia, yang bersangkutan melakukan perlawanan. Karena melawan, maka petugas terpaksa menggeledah tas miliknya dan di dalam tas itu ditemukan satu lembar bendera bulan bintang berukuran 80 x 40 sentimter.

Saat ditanya kegunaan bendera tersebut, Ir mengatakan hanya untuk koleksi saja dan tidak bermaksud lain. Pihak Satpol PP-WH kemudian menyerahkan Ir, ke Polres Aceh Tengah untuk dimintai keterangan lebih lanjut. (Arsadi Laksamana)

Komentar Anda
SHARE