Terapkan Prokes, Dinas Pendidikan Bener Meriah Uji Coba Belajar Untuk TK

  • Whatsapp
Rapat perwakilan Kepala TK se-Kabupaten Bener Meriah, bersama Kepala Dinas Pendidikan Bener Meriah Dan  Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Rizki Wan Oktabina, M.Si, di Aula Dinas Pendidikan (Foto-Kabargayo)

Kabargayo.com, Bener Meriah;  Dengan menerpakan protocol kesehatan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah berencana akan melakukan uji coba kegiatan belajar mengajar dengan tatap muka mulai, 9 November 2020 mendatang.

Hal itu  disepakati dalam pertemuan antara perwakilan Kepala TK se-Kabupaten Bener Meriah, Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bener Meriah Rizki Wan Oktabina, M.Si, di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Kamis, (04/11). 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bener Meriah Sukur, S.Pd, M.Pd dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa keberhasilan uji coba proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tingkat SD dan SMP menjadi dasar untuk kemudian dilakukan uji coba pada tingkat TK. 

Menurutnya, dalam masa uji coba ini satuan pendidikan harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19 serta batasan-batasan aktifitas yang diperbolehkan untuk dilaksanakan di Satuan Pendidikan.

Sejauh ini katanya, dalam masa uji coba di tingkat SD dan SMP ketika ada potensi kontak erat di lingkungan sekolah, maka sekolah langsung kembali  diliburkan 7-10 hari. 

Ia menamabahkan, Dinas Pendidikan juga akan terus melakukan evaluasi terkait pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar secara tatap muka dalam masa pandemi ini. Sementara itu Ketua Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 menekankan tentang pentingnya pra kondisi sekolah sebelum dilaksanakan proses KBM. 

“Pra kondisi ini diantaranya dengan menyiapkan sarana prasarana pendukung pencegahan Covid-19 di lingkungan satuan pendidikan dan  melakukan rapat dengan orang tua murid serta  jika memungkinkan melakukan simulasi sederhana.

Ditegaskan, perlu ada kerjasama antara satuan pendidikan dan orang tua, tanggung jawab satuan pendidikan adalah memastikan bahwa sekolah aman dari penularan Covid-19 sedangkan orang tua berkewajiban menjaga peserta didik ketika ada di rumah.  “Jika ada anak atau keluarga yang bersangkutan terindikasi kontak erat segera melaporkan ke pihak sekolah,” kata Rizki. (KG88)

Kabargayo.com menerima kiriman artikel dari pembaca, kirim ke email: beritagayo@gmail.com dengan biodata diri.
  • Whatsapp

Related posts