Tahun 2021, Insentif Guru TPA/TKA Aceh Tengah Naik 100 Persen

  • Whatsapp
Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar (Dok.Kabargayo)

KABARGAYO.COM, Takengon; Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berupaya akan menaikan insentif ustad-ustadzah TKA/TPA hingga 100 persen dari insentif yang saat ini diterima berkisar Rp.50.000 per-bulan.

Hal itu disampaikan Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar saat menggelar temu ramah dengan perwakilan guru TPA/TKA tingkat Kecamatan di Gedung Ummi Pendopo Bupati, Sabtu (06/06/20200.

Read More

“Kesejahteraan guru TPA/TKA terus kami pikirkan, termasuk berupaya menaikkan insentif seratus persen pada tahun 2021 mendatang,” kata Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar.

Ustad-ustadzah saat ini menerima insentif Rp.50.000 per-bulan, jika naik seratus persen sesuai pernyataan Bupati Aceh Tengah guru TPA/TKA akan menerima insentif sebesar Rp.100.000 per-bulanya.

“Saya ingin sekaligus dibayarkan insentif guru TPA/TKA yang masih menjadi polemik, supaya tahun 2021 mendatang insentifnya kita naikan 100 persen, artinya, tidak menyisakan masalah,” kata orang nomor satu di Kabupaten penghasil Kopi Arabika terbaik dunia itu.

Ia turut menyampaikan terimakasih kepada seluruh ustad dan ustadzah yang tersebar diseluruh kampung di 14 Kecamatan telah membina anak-anak dan mengenalkan Al-Qur’an serta pendidikan dasar tentang agama kepada anak-anak.

Ia juga meminta, Ustadz dan Ustadzah menjelaskan isi kandungan yang terdapat didalam Al-Qur’an. “Kita khawatir, banyak yang hafidz Al-Qur’an namun tak paham apa yang terkandung didalamnya, ini harus kita luruskan dari sekarang,” pungkas Shabela.

Terkait belum dibayarkanya insentif guru TPA/TKA selama 6 bulan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab, Bupati meminta ustadz dan ustadzah untuk bersabar sementara waktu hingga uang tersebut dikembalikan. “Masalah ini sedang diproses, bapak-ibu mohon bersabar,” harap Shabela.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 1259 guru TPA/TKA belum menerima insentif dari Dinas Syariat Islam dan Dayah selama 6 bulan terhitung Juni 2019 yang lalu. atas dasar itu ustad dan ustadzah perwakilan kecamatan menggelar temu ramah dengan Bupati dan dinas terkait untuk mencarikan solusi atas hak yang harus diterima oleh guru TPA/TKA itu dengan kisaran Rp.398 Juta. (KG31)

Related posts